Tak Perlu Takut, Mendag Zulhas Sebut Resesi Justru Jadi Peluang

Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:25 WIB
loading...
Tak Perlu Takut, Mendag...
Mendag Zulhas menyatakan resesi justru bisa menjadi peluang buat Indonesia. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) mengatakan, resesi yang disebut-sebut akan terjadi pada 2023 justru bisa menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Menurutnya, meskipun ekonomi dunia melambat dan tertekan, ada potensi pasar buat Indonesia yang selama ini kurang menjadi perhatian.

Baca juga: AS dan Eropa Lesu, Asia-Pasifik Akan Dominasi Pertumbuhan Ekonomi Global 2023

"Buat kita resesi ini mestinya dijadikan peluang. Memang dunia melambat terutama Barat. Tapi tadi, Asia Selatan itu populasinya 1,5 miliar orang. Uangnya ada. Selama ini kita enggak liat," ujarnya kepada wartawan usai acara Konferensi Maju Digital di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Zulhas menuturkan, saat ini sudah saatnya Indonesia membuka mata melihat negara-negara lain yang masih berpotensi dan tidak berdampak pada resesi, seperti di Timur Tengah atau Afrika.

"Afrika (penduduknya) 1 miliar orang, uangnya ada bisa beli (produk Indonesia). Kita enggak lihat, makanya sekarang kita serbu dong," tuturnya.

Mendag optimistis jika Indonesia bisa menyerbu pasar dunia dengan produk-produk potensial yang dimiliki, maka Indonesia akan menjadi negara maju.

Baca juga: Metaverse Mark Zuckerberg Diejek CEO Snapchat dan Bos Xbox

"Kita punya potensi besar, contoh sederhana makanan. Kita punya segala macam makanan, beranekaragam. Jadi kita punya potensi produk, gimana kitanya saja yang mengembangkan dan pemerintah yang membantu. Visi 2045 kita ingin menjadi negara maju," tandasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved