Luhut Beri Sinyal China Diajak Lagi dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:47 WIB
loading...
Luhut Beri Sinyal China...
Pemerintah berencana melanjutkan proyek kereta cepat hingga Surabaya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) segera rampung dan siap dioperasikan tahun depan. Meski tak lepas dari kontroversi, wacana pemerintah melanjutkan pembangunan kereta cepat hingga Surabaya pun bergulir.

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya (KCJS) merupakan proyek jangka panjang dalam layanan transportasi di Indonesia.

Adapun dalam pembangunan KCJB, Indonesia bekerja sama dengan China dalam pembangunan jalur kereta cepat yang memiliki panjang trase 142,3 km itu. Lantas, akankah pemerintah kembali menggandeng China dalam proyek KCJS nantinya?.

Terkait hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal akan adanya kerja sama lebih lanjut.

"Ya nanti kita lihat saja, kalo kita sudah nyaman dengan ini (China) ngapain kita ganti-ganti. Kan ganti istri kita juga nggak mau," tukas Luhut di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Kereta Cepat Bakal Tembus Surabaya, Waktu Tempuh Cuma 4 Jam

Purnawirawan jenderal TNI itu mengatakan bahwa jika Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dilanjutkan oleh pemerintah maka hal tersebut dapat membuat Indonesia lebih efisien.

"Nanti kalo pemerintah yang akan melanjutkan sampai ke Surabaya, saya kira akan membuat Indonesia lebih efisien," tuturnya.

Sementara itu, Luhut mengungkapkan bahwa Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan segera rampung dan mulai beroperasi pada pertengahan 2023. "Itu Juni atau Juli tahun depan kita sudah selesai," ucap menteri asal Sumatera Utara itu.

Baca juga: Luhut Ungkap 5 Jurus agar Indonesia Jadi Negara Maju

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek KCJS merupakan kelanjutan dari proyek KCJB yang hampir rampung.

Dengan adanya KJCS maka waktu tempuh dari Jakarta ke Surabaya hanya sekitar 4 jam dengan kecepatan mencapai 350 kilometer per jam.

Menhub menjelaskan, rute yang akan dilalui KCJS akan dimulai dari Jakarta, Bandung, Kertajati, Purwokerto, Joglo, Solo, Madiun hingga Surabaya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugikan WIKA Rp7,12 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved