Krisis Akibat Pandemi, Bisakah UMKM Jadi Penyelamat Ekonomi (Lagi)

Selasa, 07 Juli 2020 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Menurut Tauhid, sektor UMKM lebih banyak menggunakan modal sendiri. Hanya sekitar 20% yang mengandalkan bantuan dari pemerintah. “Jadi bukan karena stimulus tetapi karena kekuatan modal sendiri. Proses recovery-nya pun mungkin agak berbeda dengan krisis 1998,” imbuhnya.

Tauhid menambahkan, stimulus untuk UMKM yang diberikan pemerintah juga belum berjalan optimal. Dari sisi plafon menurut dia sudah cukup bagi UMKM . Namun masalahnya tidak semua UMKM bisa mendapatkan fasilitas ini.

“UMKM yang terakses dengan bank saja kemungkinan hanya kurang lebih 12 juta UMKM. Sementara jumlah UMKM kita sekitar 64 juta. Ini yang jadi masalah. Dari segi kecukupan saya kira lebih dari cukup,” tegasnya.

Praktisi branding Subiakto Priosoedarsono mengatakan, meski terdampak, UMKM merupakan sektor yang mudah beradaptasi. Dibandingkan dengan perusahaan, variabel bisnis UMKM cenderung lebih sederhana. “Ketika bisnis UMKM jatuh, mereka bisa cepat pindah ke bisnis yang lain yang lebih potensial. Berbeda dengan perusahaan yang perlu mempertimbangkan banyak aspek,” katanya.

Menurut dia, kunci keberhasilan strategi branding bagi UMKM adalah produknya yang mudah dikenal masyarakat. Branding yang berhasil yaitu branding yang bisa mendapatkan kepercayaan pelanggan. “Membangun brand itu membangun cerita yang dapat dipercaya. Selain itu,strategi word of mouth marketing akan kembali booming,” tuturnya. (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim pemerintah telah mempermudah syarat pengajuan KUR. Bahkan kebijakan tersebut telah membuahkan hasil seiring dengan penyaluran KUR yang mulai meningkat pada pekan kedua Juni 2020.

Kondisi tersebut, kata Airlangga, akan terus berlanjut sehingga ekspansi kredit nasional dapat meningkat dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dapat lebih cepat. (Rina Anggraeni/Sudarsono/Oktiani Endarwati)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
10 Negara Berkembang...
10 Negara Berkembang Alami Krisis Ekonomi Akibat Utang Menumpuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved