Temui Menteri Investasi Inggris, Bahlil Jajaki Peluang Investasi Karbon
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Investasi Capai Rp892,4 Triliun hingga September, Bahlil Optimistis Capai Target Rp1.200 Triliun
Hal ini akan didiskusikan lebih lanjut olehnya saat melakukan kunjungan ke Indonesia pada kegiatan B20 di Bali bulan November mendatang. "Tentunya kami harap ke depan juga dapat menjalin kerja sama yang lebih menguntungkan dan saling membutuhkan satu sama lain," tutur Johnson.
Bahlil sebelumnya mengungkapkan sulitnya mencapai kesepakatan penetapan harga karbon trading. Hal itu lantaran sistem perdagangan karbon antara negara maju dan berkembang masih terjadi ketimpangan terutama dari sisi harga.
Dia menginginkan harga karbon yang ada di negara berkembang maupun negara maju mempunyai harga yang adil. Hal itu menjadi potensial untuk negara berkembang karena masih mempunyai area hutan yang tergolong luas.
Hal ini akan didiskusikan lebih lanjut olehnya saat melakukan kunjungan ke Indonesia pada kegiatan B20 di Bali bulan November mendatang. "Tentunya kami harap ke depan juga dapat menjalin kerja sama yang lebih menguntungkan dan saling membutuhkan satu sama lain," tutur Johnson.
Bahlil sebelumnya mengungkapkan sulitnya mencapai kesepakatan penetapan harga karbon trading. Hal itu lantaran sistem perdagangan karbon antara negara maju dan berkembang masih terjadi ketimpangan terutama dari sisi harga.
Dia menginginkan harga karbon yang ada di negara berkembang maupun negara maju mempunyai harga yang adil. Hal itu menjadi potensial untuk negara berkembang karena masih mempunyai area hutan yang tergolong luas.
(nng)
Lihat Juga :