Banjir Suplai, Harga Gas Eropa Diprediksi Bakal Turun 30%
Rabu, 02 November 2022 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Laporan terbaru menunjukkan sekitar 60 kapal menunggu untuk melepaskan kargo LNG mereka di Eropa. Beberapa dari pengiriman ini dibeli selama musim panas dan baru tiba sekarang saat penyimpanan penuh. Data terbaru yang dikumpulkan oleh kelompok industri Gas Infrastructure Europe menunjukkan tingkat penyimpanan di Eropa mencapai 94%.
Kendati prospek harga gas yang lebih rendah dalam waktu dekat menimbulkan optimisme dapat meringankan sejumlah krisis biaya saat ini, ada banyak tekanan pada para pemimpin Eropa untuk mengamankan pasokan dalam jangka menengah.
"Tim komoditas kami memperkirakan penurunan lebih lanjut menjadi 85 euro pada kuartal pertama sebelum meningkat tajam hingga musim panas mendatang karena tingkat penyimpanan dibangun kembali," kata analis Goldman Sachs dalam catatan penelitian yang dikutip CNBC, Rabu (2/11/2022). Perkiraan mereka menunjukkan lonjakan harga di bawah 250 euro per megawatt jam pada akhir Juli.
Baca Juga: Erdogan: Eropa Sendiri yang Harus Disalahkan atas Krisis Gas
Fatih Birol, direktur eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan kepada CNBC bahwa hanya sejumlah kecil LNG baru yang akan memasuki pasar tahun depan. "Jika ekonomi China rebound, maka tahun depan impor LNG China juga akan meningkat bersama Eropa," ujarnya.
Kendati prospek harga gas yang lebih rendah dalam waktu dekat menimbulkan optimisme dapat meringankan sejumlah krisis biaya saat ini, ada banyak tekanan pada para pemimpin Eropa untuk mengamankan pasokan dalam jangka menengah.
"Tim komoditas kami memperkirakan penurunan lebih lanjut menjadi 85 euro pada kuartal pertama sebelum meningkat tajam hingga musim panas mendatang karena tingkat penyimpanan dibangun kembali," kata analis Goldman Sachs dalam catatan penelitian yang dikutip CNBC, Rabu (2/11/2022). Perkiraan mereka menunjukkan lonjakan harga di bawah 250 euro per megawatt jam pada akhir Juli.
Baca Juga: Erdogan: Eropa Sendiri yang Harus Disalahkan atas Krisis Gas
Fatih Birol, direktur eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan kepada CNBC bahwa hanya sejumlah kecil LNG baru yang akan memasuki pasar tahun depan. "Jika ekonomi China rebound, maka tahun depan impor LNG China juga akan meningkat bersama Eropa," ujarnya.
Lihat Juga :