Solusi Digital Pacu Kinerja Industri Pulp dan Kertas Lebih Optimal

Rabu, 02 November 2022 - 18:28 WIB
loading...
A A A
ABB Ability yang termasuk dalam portofolio solusi digital ABB dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan mendorong transformasi pabrik menjadi kian mutakhir.

Lead Pulp and Paper Industry ABB WeiMing Liew Smengatakan, solusi ABB Ability menggabungkan keahlian domain mendalam ABB dengan konektivitas dan inovasi perangkat lunak guna mendukung keputusan berbasis data real-time. Hal ini demi operasi yang lebih aman dan lebih cerdas yang memaksimalkan efisiensi sumber daya, serta berkontribusi pada masa depan rendah karbon.

“Portofolio besar solusi digital kami membantu organisasi mengotomatisasi, mengoptimalkan, dan membuktikan bisnis mereka di masa depan dapat mencapai peningkatan kinerja yang lebih tinggi dan mendorong kemajuan yang berkelanjutan,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Rabu (2/11/2022).

Baca jiga: Buntut Krisis Energi di Eropa, Jerman Kekurangan Kertas Toilet

ABB Ability Manufacturing Execution System (MES) untuk pulp dan kertas merupakan salah satu solusi andalan ABB Ability. WeiMing menjelaskan, sistem ini dirancang khusus untuk membantu produsen pulp, kertas, tisu, dan kemasan untuk mencapai kinerja yang unggul dan maksimum di berbagai lini produksi.

Menurut dia, sistem MES ini berbeda dari sistem yang lebih 'agnostik' karena dapat disesuaikan untuk mengatasi tantangan produksi khusus pabrik pulp dan kertas. Sehingga, dapat membantu merampingkan berbagai proses melalui penggunaan bahan dan inventaris yang lebih baik.

“Cara ini juga mengarahkan perusahaan pada pengurangan biaya produksi dan peningkatan kinerja keberlanjutan karena lebih sedikit limbah yang dihasilkan,” bebernya.

Salah satu perusahaan yang telah memanfaatkan solusi digital ABB adalah Sappi Limited, perusahaan sumber daya terbarukan global di industri pulp dan kertas.

Sappi menggunakan ABB Ability MES untuk membantu transformasi digital seluruh armada produksinya dan menjadi ujung tombak peningkatan Overall Equipment Efficiency (OEE) melalui produksi, perencanaan, dan pelaksanaan yang telah dioptimalkan.

“Solusi ABB Ability lainnya bagi pabrik adalah penyediaan informasi ringkas yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan lebih baik,” terang WeiMing.

Baca juga: Viral! Pelayan Warteg Tulis Kode Ini di Kertas Bungkus Nasi, Netizen: Titisan Leonardo da Vinci
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
LJN Hadirkan Sistem...
LJN Hadirkan Sistem Billing Hasil Inovasi Internal
Digital Innovation Awards...
Digital Innovation Awards 2026 jadi Bukti Kekuatan Transformasi, Ini Daftar Pemenangnya
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
Rekomendasi
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
Ronaldo Jadi Brand Ambassador...
Ronaldo Jadi Brand Ambassador Global, Dreame Indonesia Luncurkan 3 Produk Smart Home Terbaru
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved