Harga Minyak Dunia Tertekan Imbas Proyeksi Pelemahan Permintaan dari China
Kamis, 03 November 2022 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Federal Reserve resmi telah menaikkan suku bunga sebesar 75 bps pada hari Rabu, di mana Gubernur Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa suku bunga kemungkinan akan lebih tinggi dari yang diperkirakan semula, karena inflasi masih belum jinak untuk ditaklukan.
Dari daratan Asia, sebuah survei menunjukkan bahwa sektor jasa di China menyusut cukup tajam selama dua bulan berturut-turut pada Oktober. Kondisi ini menandakan terjadi penurunan ekonomi Beijing yang sedang berjuang untuk menahan wabah Covid-19 yang baru.
Melambatnya permintaan minyak mentah di China sebelumnya telah membebani harga minyak tahun ini, karena serangkaian pembatasan mobilitas membuat aktivitas ekonomi lokal terhenti. Impor minyak mentah China juga terus turun tahun ini, di mana negara itu juga meningkatkan kuota ekspor minyaknya karena melemahnya permintaan.
Dari daratan Asia, sebuah survei menunjukkan bahwa sektor jasa di China menyusut cukup tajam selama dua bulan berturut-turut pada Oktober. Kondisi ini menandakan terjadi penurunan ekonomi Beijing yang sedang berjuang untuk menahan wabah Covid-19 yang baru.
Melambatnya permintaan minyak mentah di China sebelumnya telah membebani harga minyak tahun ini, karena serangkaian pembatasan mobilitas membuat aktivitas ekonomi lokal terhenti. Impor minyak mentah China juga terus turun tahun ini, di mana negara itu juga meningkatkan kuota ekspor minyaknya karena melemahnya permintaan.
(akr)
Lihat Juga :