Kadali Sanksi AS, lewat Kripto Iran Bisa Lakukan Transaksi Keuangan Global Rp120 Triliun

Jum'at, 04 November 2022 - 20:50 WIB
loading...
Kadali Sanksi AS, lewat...
Binance diduga menjadi perantara transaksi keuangan global Iran. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Upaya Amerika Serikat dan sekondannya yang sekuat tenaga menjegal Iran dari sistem keuangan global, tampaknya kurang berhasil. Pasalnya, Iran menggunakan siasat lain untuk tetap bisa melakukan transaksi keuangan secara global.

Baca juga: NATO Tak Terima Jika Iran Pasok Rudal Balistik ke Rusia untuk Gempur Ukraina

Dilaporkan oleh Reuters, Jumat (4/11/2022), data blockchain menunjukkan bahwa raksasa Crypto Binance telah memproses transaksi Iran senilai USD8 miliar atau setara Rp120 triliun (kurs Rp15.000) sejak 2018 meskipun ada sanksi AS.

Chainalysis, peneliti blockchain AS terkemuka, mengungkap hampir semua dana, atau sekitar sekitar Rp117 triliun, mengalir antara Binance dengan Nobitex, crypto terbesar di Iran. Nobitex sendiri menawarkan panduan di situsnya mengenai strategi menghindari sanksi.

Tiga perempat dari dana Iran yang melewati Binance menyusup lewat Tron, aset kripto yang relatif rendah, yang memberi pengguna opsi untuk menyembunyikan identitas mereka. Nobitex mendorong klien untuk menggunakan Tron untuk berdagang secara anonim tanpa membahayakan aset karena sanksi.

Temuan baru ini muncul saat Departemen Kehakiman AS sedang melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan pelanggaran aturan pencucian uang oleh Binance. Perusahaan ini memang mendominasi industri crypto senilai USD1 triliun, dengan lebih dari 120 juta pengguna.

Menurut sejumlah kalangan, transaksi antara Binance dengan Nobitex menempatkan perusahaan pada risiko melanggar larangan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Rekomendasi
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Infografis
Jika Tak Diatur Ketat,...
Jika Tak Diatur Ketat, Kripto Bisa Picu Krisis Keuangan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved