Lewat Kredit Sindikasi, BPR Terus Majukan Bisnis UKM
Jum'at, 04 November 2022 - 09:26 WIB
loading...
BPR terus mendorong UMKM berkembang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Dari Januari hingga November 2022, Universal BPR berhasil mencetak 14 transaksi kredit sindikasi dengan total plafon sebesar Rp161 miliar. Transaksi itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar- BPR dan sebagai komitmen kuat memajukan UKM di Indonesia.
Baca juga: Peringatan Buat Pengurus Bank dan Pemegang Saham Nakal, LPS Tak Segan Ambil Langkah Hukum
Direktur Utama Universal BPR Susatyo Anto Budiyono mengatakan, mayoritas kredit sindikasi Universal BPR di tahun 2022 adalah ke sektor migas, teknologi informasi, kesehatan, developer perumahan, serta pabrik mesin dan pengerjaan logam. Universal BPR pun optimistis pembiayaan tersebut dapat memberikan nilai tambah langsung kepada masyarakat.
![Lewat Kredit Sindikasi, BPR Terus Majukan Bisnis UKM]()
"Pada 1 November 2022, Universal BPR kembali menyalurkan kredit sindikasi dengan total plafon Rp25 miliar. Di kredit sindikasi ini Universal BPR kembali bertindak sebagai lead arranger, " kata Susatyo, dalam keterangannya, Kamis (3/11/2022).
BPR yang turut terlibat dalam sindikasi ini antara lain BPR Agung Sejahtera, BPR Hariarta Sedana, BPR Universal, BPR Universal Kalbar, BPR Universal Sentosa, dan BPR Magga Jaya Utama.
Baca juga: Siaran Analog MNC Group Masih Bisa Diakses Rakyat Indonesia, Warganet: Terima Kasih Pak Hary Tanoesoedibjo
Proses penyaluran sindikasi tersebut diselenggarakan secara offline di kantor pusat Universal BPR di Bintaro, Tangerang Selatan. Penandatangan perjanjian kredit sindikasi ini juga dihadiri oleh jajaran direksi Bank Universal BPR, di antaranya Susatyo Anto Budiono selaku direktur utama dan Thio Usman selaku direktur bisnis.
Baca juga: Peringatan Buat Pengurus Bank dan Pemegang Saham Nakal, LPS Tak Segan Ambil Langkah Hukum
Direktur Utama Universal BPR Susatyo Anto Budiyono mengatakan, mayoritas kredit sindikasi Universal BPR di tahun 2022 adalah ke sektor migas, teknologi informasi, kesehatan, developer perumahan, serta pabrik mesin dan pengerjaan logam. Universal BPR pun optimistis pembiayaan tersebut dapat memberikan nilai tambah langsung kepada masyarakat.

"Pada 1 November 2022, Universal BPR kembali menyalurkan kredit sindikasi dengan total plafon Rp25 miliar. Di kredit sindikasi ini Universal BPR kembali bertindak sebagai lead arranger, " kata Susatyo, dalam keterangannya, Kamis (3/11/2022).
BPR yang turut terlibat dalam sindikasi ini antara lain BPR Agung Sejahtera, BPR Hariarta Sedana, BPR Universal, BPR Universal Kalbar, BPR Universal Sentosa, dan BPR Magga Jaya Utama.
Baca juga: Siaran Analog MNC Group Masih Bisa Diakses Rakyat Indonesia, Warganet: Terima Kasih Pak Hary Tanoesoedibjo
Proses penyaluran sindikasi tersebut diselenggarakan secara offline di kantor pusat Universal BPR di Bintaro, Tangerang Selatan. Penandatangan perjanjian kredit sindikasi ini juga dihadiri oleh jajaran direksi Bank Universal BPR, di antaranya Susatyo Anto Budiono selaku direktur utama dan Thio Usman selaku direktur bisnis.
(uka)
Lihat Juga :