Ekspansif, Brand Kue Pretzel Asal Amerika Buka Cabang ke-60 di Indonesia

Minggu, 06 November 2022 - 15:45 WIB
loading...
Ekspansif, Brand Kue...
Auntie Annes Indonesia meresmikan pembukaan gerai ke-60 yang berlokasi di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (3/11/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia menjadi pasar menggiurkan bagi bisnis makanan dan minuman. Tak heran, banyak brand makanan asing yang buka cabang di Indonesia melalui sistem waralaba (franchise).

Sebut saja jenama (brand) Auntie Anne's asal Amerika Serikat (AS) yang kian ekspansif membuka gerai di Indonesia. Waralaba kue soft pretzel terbesar di dunia itu diketahui kembali memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2014.

Di bawah naungan PT Pretzelindo Sukses Pratama (PSP) selaku master franchise di Indonesia, baru-baru ini Auntie Anne's Indonesia meresmikan pembukaan gerai ke-60 yang berlokasi di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (3/11).

Auntie Anne's Indonesia telah terbukti menjadi merek yang tangguh karena mampu bertahan dari pandemi Covid-19 dan terus mempertahankan konsistensi rasa dan kualitasnya.

Presiden Direktur PSP Imelda Lim mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberikan banyak pelajaran hidup, terutama dalam hal mengakomodasi perubahan kebutuhan pelanggan di lingkungan saat ini.

“Auntie Anne's akan terus mendengarkan dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang menyukai pretzel Auntie Anne’s dan menginginkan aksesibilitas dan variasi yang lebih besar,” ujarnya, dikutip Minggu (6/11/2022).

Baca juga: 8 Rekomendasi Camilan Sehat untuk yang Sedang Diet, Nomor Terakhir Dijamin Kenyang Lebih Lama

Usai membuka gerai ke-60 ini, PSP kian optimistis dan menargetkan untuk dapat membuka gerai di 100 lokasi di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Menurut Imelda, salah satu kunci untuk merealisasikan hal tersebut adalah dengan terus berinovasi serta mendengarkan saran dan masukan dari konsumen.

“Kami ingin memastikan bahwa Auntie Anne's selalu menjadi top of mind bagi konsumen dalam hal ngemil dan secara alami menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Kami akan terus berinovasi dalam hal teknologi dan akan terus mendengarkan saran dan rekomendasi pelanggan setia yang mencintai Auntie Anne's,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Focus Brands International Beto Guajardo menyatakan, Auntie Anne's percaya bahwa hidup lebih berwarna ketika kita bisa menikmati hal-hal kecil.

“Kualitas dan konsistensi produk, bersamaan dengan kenikmatan sederhana dari pretzel hangat yang baru dipanggang, adalah alasan mengapa Aunty Anne’s sangat populer saat ini,” bebernya.

Baca juga: 5 Hotel di Indonesia yang Dulunya Gedung Bersejarah, Nomor 4 Bekas Toko Roti Era 1863

Sebagai informasi, Auntie Anne's adalah merek yang didirikan oleh Anne Beiler alias "Bibi Anne" di AS pada tahun 1988. Tujuan awal Anne adalah menjual kue pretzel untuk mendukung impian suaminya membuka pusat konseling keluarga gratis bagi komunitas mereka.

Ketika mimpi menjadi kenyataan, dan hasrat untuk kue pretzelnya tumbuh, bisnis pretzel Anne beralih dari pasar petani lokal menjadi bisnis yang terkenal di dunia seperti sekarang ini.



Kenikmatan sederhana dari pretzel yang baru dipanggang adalah nilai yang terus dipertahankan oleh Auntie Anne’s dalam menyajikan pretzel hangat berwarna cokelat keemasan di setiap suasana. Takhanya terkenal dengan varian dan pretzel berkualitas tinggi, Auntie Anne's juga dikenal dengan kisaran harga yang kompetitif.

Saat ini gerai Auntie Anne’s telah tersebar di lebih dari 1.700 lokasi di 48 negara bagian dan lebih dari 25 negara. Tak hanya di mal, gerai kue pretzel ini bisa ditemui di kampus, bandara, truk makanan bahkan pangkalan militer. Di Indonesia sendiri selain di mal, gerai Auntie Anne’s juga terdapat di stasiun MRT Jakarta.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved