Wapres Minta Mesir Turunkan Bea Masuk Produk Indonesia

Rabu, 09 November 2022 - 06:50 WIB
loading...
Wapres Minta Mesir Turunkan...
Wapres Maruf Amin saat berdialog dengan Perdana Menteri Mesir Mostafa Kamal Madbouly. Foto/BiroSetWapres
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’rut Amin mengharapkan agar joint trade committee dan pengembangan preferential trade agreement (PTA) antara Indonesia dan Mesir segera ditandatangani untuk memperkuat kerja sama perdagangan.

Baca juga: Sampaikan Tiga Pesan Penting di KTT COP27, Wapres: Kita Harus Berbagi Beban

Mesir merupakan salah satu mitra dagang non-tradisional Indonesia yang terpenting di kawasan Timur Tengah. Mesir berada dalam urutan ketiga dilihat dari total nilai perdagangan bilateral yang mencapai USD1,86 miliar pada 2021, setelah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

“Saya mohon dukungan Yang Mulia, agar MoU joint trade committee dapat segera ditandatangani dan inisiatif pembentukan PTA dapat segera dibahas,” kata Wapres saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Mesir Mostafa Kamal Madbouly, di Paviliun Kantor Perdana Menteri Mesir, Sharm El Sheikh International Convention Centre (SHICC), Sharm El Sheikh, Mesir, Selasa kemarin (8/11/2022).

Sebelumnya, saat bertemu Duta Besar Mesir untuk RI Ashraf Mohamed Moguib Sultan di Jakarta pada 5 Oktober lalu, Wapres juga menekankan hal yang sama. Wapres berharap ada penurunan bea masuk terhadap sejumlah produk Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Lee dan Xi Bertemu di...
Lee dan Xi Bertemu di Beijing, China-Korsel Pulihkan Kerja Sama Dagang
Purbaya Ungkap Isi Pertemuan...
Purbaya Ungkap Isi Pertemuan dengan Wapres: Menyuarakan Keresahan Pemimpin Daerah Soal TKD
Israel Sepakat Guyur...
Israel Sepakat Guyur Mesir dengan Pasokan Gas Terbesar dalam Sejarah, Nilainya Rp563 Triliun
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Penyaluran BSU di Kantorpos Padang, Realisasi Capai 94%
Tarif Impor 32 Persen...
Tarif Impor 32 Persen dari AS Harus Dijawab lewat Diplomasi dan Reformasi Perdagangan
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Rekomendasi
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved