Presiden Jokowi: 3 Hal Fundamental Jadi Kunci Akselerasi Pemulihan di Kawasan IMT-GT
Kamis, 10 November 2022 - 22:35 WIB
loading...
Menko, Airlangga Hartarto selaku Signing Minister kerja sama subregional Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT) mendampingi Presiden Jokowi pada Pertemuan KTT IMT-GT ke-14. Foto/Dok
A
A
A
PHNOM PENH - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto selaku Signing Minister kerja sama subregional Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT) mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pertemuan KTT IMT-GT ke-14, di sela-sela Rangkaian KTT ASEAN ke-40 dan ke-41, di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11/2022).
“Perlu dilakukan tiga hal dalam akselerasi pemulihan ekonomi di Kawasan, yaitu membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata sub-kawasan, mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure dan mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan,” ungkap Presiden Joko Widodo pada kesempatan tersebut.
Baca Juga: Cetak Biru Implementasi IMT-GT 2022-26, Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama IMT-GT Tanggulangi Dampak Pandemi
Di tengah ketidakpastian global saat ini, KTT IMT-GT tahun ini dianggap krusial. Para pemimpin negara mengapresiasi upaya kolektif untuk memperkuat kerja sama dan mencatat bahwa selama periode 2014-2021, GDP IMT-GT meningkat sebesar 39%, bahkan di masa pandemi.
Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo menekankan tiga hal fundamental yang perlu dilakukan dalam konteks pemulihan pembangunan. Pertama, membangkitkan sektor pariwisata sub-kawasan. “Saya kira ini sangat mendesak, karena pariwisata kita turun drastis hingga diatas 90% dalam 2 tahun terakhir,” jelas Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi juga menyampaikan arahan untuk melakukan akselerasi teknologi digital dalam pemasaran dan pengembangan wisata halal di sub-kawasan. “Target kita menjadi global halal hub, dengan nilai pasar USD 7 triliun pada tahun 2030,” ucap Presiden Joko Widodo.
Hal kedua yang disampaikan Presiden Joko Widodo yaitu mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure. “Infrastruktur fisik dan sumber daya manusia adalah pilar pembangunan. Keduanya tidak bisa dipisahkan, harus saling melengkapi,” ungkap Presiden Joko Widodo.
“Perlu dilakukan tiga hal dalam akselerasi pemulihan ekonomi di Kawasan, yaitu membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata sub-kawasan, mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure dan mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan,” ungkap Presiden Joko Widodo pada kesempatan tersebut.
Baca Juga: Cetak Biru Implementasi IMT-GT 2022-26, Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama IMT-GT Tanggulangi Dampak Pandemi
Di tengah ketidakpastian global saat ini, KTT IMT-GT tahun ini dianggap krusial. Para pemimpin negara mengapresiasi upaya kolektif untuk memperkuat kerja sama dan mencatat bahwa selama periode 2014-2021, GDP IMT-GT meningkat sebesar 39%, bahkan di masa pandemi.
Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo menekankan tiga hal fundamental yang perlu dilakukan dalam konteks pemulihan pembangunan. Pertama, membangkitkan sektor pariwisata sub-kawasan. “Saya kira ini sangat mendesak, karena pariwisata kita turun drastis hingga diatas 90% dalam 2 tahun terakhir,” jelas Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi juga menyampaikan arahan untuk melakukan akselerasi teknologi digital dalam pemasaran dan pengembangan wisata halal di sub-kawasan. “Target kita menjadi global halal hub, dengan nilai pasar USD 7 triliun pada tahun 2030,” ucap Presiden Joko Widodo.
Hal kedua yang disampaikan Presiden Joko Widodo yaitu mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure. “Infrastruktur fisik dan sumber daya manusia adalah pilar pembangunan. Keduanya tidak bisa dipisahkan, harus saling melengkapi,” ungkap Presiden Joko Widodo.
Lihat Juga :