Siap Sambut G20, Luhut: Kontribusi ke PDB Rp7,5 Triliun

Sabtu, 12 November 2022 - 19:50 WIB
loading...
Siap Sambut G20, Luhut:...
Menko Luhut B. Pandjaitan menyebut banyak manfaat atas penyelenggaraan KTT G20. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menyambut perhelatan puncak KTT G20 di Bali, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa terus menjaga citra dan wajah baik Tanah Air. Menurutnya hal tersebut menjadi sangat penting karena posisi Indonesia sendiri saat ini menjadi tuan rumah dan juga menjadi Presidensi G20.

Baca juga: Anggota DPR Sebut Presidensi G20 Perkuat Kepemimpinan Indonesia di Mata Dunia

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga wajah Indonesia di mata dunia selaku tuan rumah sekaligus keketuaan G20 tahun ini,” kata Luhut dalam Konferensi Pers ‘Siap Sambut G20’ dipantau secara virtual pada Sabtu (12/11/2022).

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa tujuan utama dari Presidensi G20 Indonesia yang dilakukan di Bali adalah supaya bisa mendorong dunia pulih secara bersama-sama. Termasuk juga untuk bisa terus menyebarkan aura persahabatan dan perdamaian.

“Dari Bali kita ingin mengajak dunia untuk pulih bersama, untuk bangkit lebih kuat, dengan bergotong-royong serta membawa perdamaian bagi masyarakat dunia. Bali memberikan aura persahabatan, Bali memberikan aura perdamaian,” tambah Luhut.

Luhut kemudian menjelaskan dampak manfaat diselenggarakannya KTT G20. Dirinya menuturkan bahwa perekonomian nasional menjadi sangat terbantu, belum lagi kepercayaan dunia juga langsung turut meningkat. Bahkan saat ini dunia tengah menganggap Indonesia berperan sangat strategis dalam percaturan global sehingga mendatangkan pula kepercayaan para investor.

“Kegiatan ini (KTT G20) telah memberikan dampak bukan hanya kepada ekonomi nasional maupun Bali, tapi juga kepercayaan internasional bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam percaturan global dan merupakan tempat investasi yang sangat-sangat strategis,” terang Menko Luhut.

Luhut juga membeberkan data mengenai kontribusi kongkret dari adanya G20 pada PDB Indonesia. Terbukti bahwa kontribusi G20 terhadap pada tahun 2022 diperkirakan akan mencapai Rp7,5 triliun berkat penyelenggaraan G20.

“Diperkirakan kontribusi G20 mencapai USD533 juta atau sekitar Rp7,5 triliun terhadap PDB Indonesia pada tahun 2022,” jelasnya.

Tidak hanya sekedar PDB saja, namun konsumsi domestik juga ikut meningkat dengan perkiraan bisa naik sampai Rp1,7 triliun. Pelaksanaan G20 di Bali juga mampu menyerap banyak sekali jumlah tenaga kerja, hingga lebih dari 33 ribu orang.

“Konsumsi domestik yang didorong oleh rangkaian forum G20 ini diperkirakan naik sampai Rp1,7 triliun dan membangkitkan serapan tenaga kerja hingga lebih dari 33.000 orang, terutama pada sektor transportasi, akomodasi, meeting, incentive conference exhibiton dan usaha mikro kecil dan menengah,” ucap Luhut.

Baca juga: Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Rinov/Pitha Mundur dari Australian Open 2022

Pada kesempatan itu, dirinya kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mendoakan agar G20 bisa berjalan dengan sukses dan membawa banyak sekali kebermanfaatan bagi pemulihan dunia. “Saya sekali lagi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan kesuksesan Indonesia membawa forum KTT G20 bermanfaat untuk dunia,” pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved