Menparekraf Sandiaga Uno Bantu Tingkatkan Omzet Peserta AKI 2022
Minggu, 13 November 2022 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Sandiaga melihat geliat ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia sudah mulai menunjukkan kekuatan. "Saya berharap brand-brand tadi (yang tersaring dalam AKI) nantinya menjadi legenda dan membuka jutaan lapangan kerja. Saat ini kita menghadapi tantangan inflasi dan potensi reses tahun depan. Dengan memperkuat UMKM saya optimistis bisa melalui tantangan tersebut dan bisa terus mengawal kebangkitan ekonomi kita," ujarnya.
Sandiaga berharap peserta AKI akan menyusul kesuksesan Indra Lesmana, musisi legendaris Indonesia, dan Edward Tirtanata, co-founder Kopi Kenangan. Sebelum menutup Puncak Pameran AKI 2022, Menparekraf melakukan dialog dengan kedua tokoh di bidang musik dan kuliner itu demi memacu semangat peserta AKI untuk terus menciptakan produk dan karya kreatif.
Super Mentor AKI 2022 itu juga berbagi kabar gembira yang diraih para peserta AKI 2022 yang berhasil tersaring mewakili 16 kota/kabupaten dan menampilkan produknya di Pekan Puncak AKI 2022. “Saya akan share bukti nyata. Pada hari kedua pameran, Batik Jambi Berkah didatangi salah satu pengunjung pameran yang ternyata dari Kedutaan Inggris. Mereka pesan batik 400 pcs yang di-icustom khusus. Sedangkan di sektor kuliner, Bosteak terjual habis dan harus order untuk bisa menikmatinya. Bosteak juga mendapat orderan langsung hingga 200 dari pengunjung yang berasal dari Cilacap,” ujarnya.
Menparekraf mengatakan banyak manfaat bagi pelaku ekraf UMKM dengan mengikuti AKI. “Inilah program pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Terima kasih kepada semua mitra, Shopee, Gopay dan Goplay serta Aplikasi Qasir, serta AEON Mall BSD City yang turut mensukseskan program ini,” imbuh Sandiaga.
Sandiaga menekankan akan membantu memperkuat promosi dan permodalan pelaku ekraf, serta mengintensifkan pendampingan. Menparekraf berharap AKI akan berlanjut pada 2023 dengan skala yang lebih luas lagi.
Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif. Finalis AKI 2022 merupakan hasil dari kurasi dengan total pendaftar 6.531, dengan total finalis dari 16 Kabupaten/Kota adalah 433 yang terdiri dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.
Sandiaga berharap peserta AKI akan menyusul kesuksesan Indra Lesmana, musisi legendaris Indonesia, dan Edward Tirtanata, co-founder Kopi Kenangan. Sebelum menutup Puncak Pameran AKI 2022, Menparekraf melakukan dialog dengan kedua tokoh di bidang musik dan kuliner itu demi memacu semangat peserta AKI untuk terus menciptakan produk dan karya kreatif.
Super Mentor AKI 2022 itu juga berbagi kabar gembira yang diraih para peserta AKI 2022 yang berhasil tersaring mewakili 16 kota/kabupaten dan menampilkan produknya di Pekan Puncak AKI 2022. “Saya akan share bukti nyata. Pada hari kedua pameran, Batik Jambi Berkah didatangi salah satu pengunjung pameran yang ternyata dari Kedutaan Inggris. Mereka pesan batik 400 pcs yang di-icustom khusus. Sedangkan di sektor kuliner, Bosteak terjual habis dan harus order untuk bisa menikmatinya. Bosteak juga mendapat orderan langsung hingga 200 dari pengunjung yang berasal dari Cilacap,” ujarnya.
Menparekraf mengatakan banyak manfaat bagi pelaku ekraf UMKM dengan mengikuti AKI. “Inilah program pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Terima kasih kepada semua mitra, Shopee, Gopay dan Goplay serta Aplikasi Qasir, serta AEON Mall BSD City yang turut mensukseskan program ini,” imbuh Sandiaga.
Sandiaga menekankan akan membantu memperkuat promosi dan permodalan pelaku ekraf, serta mengintensifkan pendampingan. Menparekraf berharap AKI akan berlanjut pada 2023 dengan skala yang lebih luas lagi.
Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif. Finalis AKI 2022 merupakan hasil dari kurasi dengan total pendaftar 6.531, dengan total finalis dari 16 Kabupaten/Kota adalah 433 yang terdiri dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.
Lihat Juga :