Gandeng IDI Kembangkan Anti Virus, Mentan Punya 300 Profesor-Peneliti Kompeten
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:57 WIB
loading...
Dalam upaya mencari solusi untuk menangani penyebaran virus corona, Badan Penelitian Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menggelar penandatangan MOU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya mencari solusi untuk menangani penyebaran virus corona, Badan Penelitian Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menggelar penandatangan MOU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Penandatangan ini bertujuan untuk kolaborasi penelitian lanjutan tanaman obat sebagai kandidat anti-virus dan obat setelah kalung anti virus corona.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syharul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa kerjasama ini menandakan bahwa hasil penelitian Balitbangtan sepenuhnya akan diserahkan kepada IDI untuk dilakukan uji klinis dan riset-riset lainnya sesuai dengan prosedur yang ada.
(Baca Juga: Kalung Penangkal Corona Bikin Mentan Makin Pede Blusukan )
"Sudah lima bulan negara kita diliputi oleh tekanan akibat kebaradaan virus. Oleh karena itu kita tidak diam, apapun akan kita lakukan demi bangsa dan negara," ujar Mentan saat menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (8/7/2020).
Mentan mengatakan, pihaknya memiliki balai penelitian yang menangani komoditas tanaman obat. Kementan juga memiliki Balai Besar Pascapanen. Selain itu kementan juga memiliki Balai Besar Veteriner yang memiliki fasilitas laboratorium yang memedai untuk meneliti virus.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syharul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa kerjasama ini menandakan bahwa hasil penelitian Balitbangtan sepenuhnya akan diserahkan kepada IDI untuk dilakukan uji klinis dan riset-riset lainnya sesuai dengan prosedur yang ada.
(Baca Juga: Kalung Penangkal Corona Bikin Mentan Makin Pede Blusukan )
"Sudah lima bulan negara kita diliputi oleh tekanan akibat kebaradaan virus. Oleh karena itu kita tidak diam, apapun akan kita lakukan demi bangsa dan negara," ujar Mentan saat menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (8/7/2020).
Mentan mengatakan, pihaknya memiliki balai penelitian yang menangani komoditas tanaman obat. Kementan juga memiliki Balai Besar Pascapanen. Selain itu kementan juga memiliki Balai Besar Veteriner yang memiliki fasilitas laboratorium yang memedai untuk meneliti virus.
Lihat Juga :