Jelang Pengumuman Neraca Dagang, IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat

Selasa, 15 November 2022 - 07:02 WIB
loading...
Jelang Pengumuman Neraca Dagang, IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat
IHSG hari ini diprediksi menguat. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang mengalami penguatan pada sepanjang perdagangan. Indeks diproyeksikan bergerak di rentang 6.954 - 7.141.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG pada hari ini akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tentang neraca perdagangan yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini sekira pukul 11.00 WIB. Diprediksi neraca perdagangan Indonesia bulan Oktober 2022 masih berada berada dalam kondisi stabil.

"Sedangkan pergerakan IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan peluang tekanan yang masih cukup besar," ujar William dalam risetnya, Senin (14/11/2022).

Baca juga: Awal Pekan, IHSG Ditutup Melemah 0,98% ke 7.019

Namun, lanjut William, potensi gejolak terhadap harga komoditas dan nilai tukar rupiah akan dapat memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang. Lebih lanjut, William membeberkan beberapa saham yang dapat dijadikan pilihan pada hari ini, di antaranya sebagai berikut:

- UNVR
- AALI
- TBIG
- INDF
- ASRI
- BSDE
- HMSP
- LSIP

Sebelumnya, IHSG berada di zona merah pada sesi terakhir perdagangan. Indeks ditutup melemah 69,81 poin atau 0,98% ke level 7.019.

Pada penutupan perdagangan, Senin (14/11/2022), terdapat 235 saham menguat, 295 saham melemah dan 179 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp12,3 triliun dari 25,3 miliar saham yang diperdagangkan.

Baca juga: Perusahaan Dianjurkan Cari Tambahan Modal di Pasar Saham

Indeks LQ45 melemah 1,18% ke 1.001,02, indeks JII melemah 0,41% ke 609,985, indeks IDX30 turun 1,36% ke 526,683 dan indeks MNC36 melemah 1,26% ke 359,871.

Untuk indeks sektoral menguat yakni non siklikal 0,67%, kesehatan 0,66%, keuangan 2,32%. Sedangkan yang melemah ada sektor energi 0,96%, bahan baku 0,25%, industri 0,79%, siklikal 0,17%, keuangan 0,94%, properti 0,04%, teknologi 2,31%, infrastruktur 0,73%, transportasi 0,18%.

(ind)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4194 seconds (10.101#12.26)