Harga Minyak Bergejolak Usai Serangan Udara Rusia Ganggu Pasokan ke Hungaria
Rabu, 16 November 2022 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, minyak sebanyak 1,4 juta barel per hari akan lenyap di pasar internasional, sebagaimana diungkap Badan Energi Internasional, dilansir Reuters, Rabu (16/11).
Faktor yang ikut mengerek harga minyak juga datang dari Amerika Serikat, yang baru mengumumkan kenaikan harga produsen, kendati masih lebih rendah dari yang diharapkan. Diketahui, indeks harga produsen (PPI) periode Oktober naik 8% yoy, lebih rendah dari bulan September sebanyak 8,5%.
Baca juga: Biden Gelar Rapat Darurat di Sela KTT G20 Bahas Serangan Rudal di Polandia
Stok minyak mentah AS dikabarkan juga turun sekitar 5,8 juta barel per 11 November, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa. Persediaan bensin naik sekitar 1,7 juta barel, sementara stok sulingan naik sekitar 850.000 barel.
Faktor yang ikut mengerek harga minyak juga datang dari Amerika Serikat, yang baru mengumumkan kenaikan harga produsen, kendati masih lebih rendah dari yang diharapkan. Diketahui, indeks harga produsen (PPI) periode Oktober naik 8% yoy, lebih rendah dari bulan September sebanyak 8,5%.
Baca juga: Biden Gelar Rapat Darurat di Sela KTT G20 Bahas Serangan Rudal di Polandia
Stok minyak mentah AS dikabarkan juga turun sekitar 5,8 juta barel per 11 November, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa. Persediaan bensin naik sekitar 1,7 juta barel, sementara stok sulingan naik sekitar 850.000 barel.
(uka)
Lihat Juga :