Gawat! 30 Ribu Lembar Uang Palsu Ditemukan di Jawa Barat

Rabu, 16 November 2022 - 15:56 WIB
loading...
Gawat! 30 Ribu Lembar...
Uang palsu banyak beredar di Jawa Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Masyarakat diminta waspada terhadap peredaran uang palsu dalam berbagai transaksi. Tahun lalu, Bank Indonesia Jawa Barat mencatat ada 30 ribu lembar uang palsu yang ditemukan oleh perbankan.

"Untuk peredaran uang palsu, biasanya masuk melalui jalur penukaran dan jalur klarifikasi. Lewat jalur klarifikasi, kami menemukan ada 30 ribu uang palsu," jelas Penyelia Bank Indonesia Jawa Barat Tri Septiadi di Bandung, Rabu (16/11/2022).

Jalur klarifikasi, artinya uang palsu yang terdeteksi diketahui setelah masuk perbankan dan transaksi masyarakat umum. Namun, secara jumlah jalur klarifikasi ini paling banyak berasal dari perbankan.

Menurut dia, atas temuan uang palsu ini pihaknya melakukan koordinasi dengan penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan. Mereka yang berwenang memberikan punishment. Sementara Bank Indonesia hanya berwenang memberikan status uang tersebut palsu atau tidak.

Melihat tingginya temuan uang palsu di Jawa Barat, pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya yaitu melalui kampanye, tiga D yaitu diraba, dilihat, dan diterawang.

Baca juga: Elvy Sukaesih hingga Farel Prayoga Siap Ramaikan Malam Penghargaan Anugerah Dangdut Indonesia 2022

Sementara itu, menurut staf BI Jabar Andri Wijaya, masyarakat yang melakukan pemalsuan uang, akan dikenakan hukuman 10 tahun dan denda Rp10 miliar. Sedangkan mengedarkan akan dipenjara 15 tahun dan denda Rp15 miliar.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved