Hutama Karya Akan Jual Tiga Ruas Tol Trans Sumatera, Ini Daftarnya
Rabu, 16 November 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Budi mangaku struktur keuangan Hutama Karya kurang membaik. Lantaran perusahaan tiga tahun atau sejak 2020 hingga 2022 mencatatkan kerugian yang berarti. Di lain sisi, manajemen juga harus memenuhi kewajiban atas bunga dan pokok hutangnya.
"Kami laporkan bahwa Hutama Karya mengalami kerugian di tahun 2020, 2021, dan juga 2022 ini, karena kami memperhitungkan biaya bunga atas pinjaman yang untuk investasi di jalan tol ini, dan juga adanya diversifikasi beberapa ruas yang sudah beroperasi," ucap dia.
Hutama Karya memang mencatatkan kerugian senilai Rp4 triliun dalam 2 tahun berturut-turut. Pada 2020, total kerugian perseroan mencapai Rp2 triliun dan di 2021 membukukan rugi Rp2 triliun.
Baca Juga: BUMN Karya Berdarah-darah, Bos WIKA: WIKA Jatuh Bangun, tapi Tetap Bangun Terus
Kerugian tersebut dikonfirmasi Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Rionald Silaban kepada Komisi XI DPR RI. Menurutnya, kerugian Hutama Karya disebabkan biaya operasional Jalan Tol Trans Sumatera.
"Kami laporkan bahwa Hutama Karya mengalami kerugian di tahun 2020, 2021, dan juga 2022 ini, karena kami memperhitungkan biaya bunga atas pinjaman yang untuk investasi di jalan tol ini, dan juga adanya diversifikasi beberapa ruas yang sudah beroperasi," ucap dia.
Hutama Karya memang mencatatkan kerugian senilai Rp4 triliun dalam 2 tahun berturut-turut. Pada 2020, total kerugian perseroan mencapai Rp2 triliun dan di 2021 membukukan rugi Rp2 triliun.
Baca Juga: BUMN Karya Berdarah-darah, Bos WIKA: WIKA Jatuh Bangun, tapi Tetap Bangun Terus
Kerugian tersebut dikonfirmasi Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Rionald Silaban kepada Komisi XI DPR RI. Menurutnya, kerugian Hutama Karya disebabkan biaya operasional Jalan Tol Trans Sumatera.
Lihat Juga :