RI Kelola Dana Transisi Energi Rp300 Triliun, Ekonom Tekankan Transparansi

Jum'at, 18 November 2022 - 09:09 WIB
loading...
RI Kelola Dana Transisi...
Ilustrasi SPKLU untuk kendaraan listrik. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indonesia bersama negara-negara anggota G20 telah menyepakati skema pendanaan transisi energi dengan target nilai investasi USD20 miliar atau setara Rp300 triliun. Adapun Indonesia memiliki waktu selama enam bulan dalam menyusun program transisi energi.

Hal ini seiring dengan komitmen pendanaan yang diterima dari Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan (Just Energy Transition Partnership atau JETP) senilai USD20 miliar. Komitmen tersebut disampaikan dalam gelaran KTT G20 Bali.

Terkait hal tersebut, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa enam bulan ke depan merupakan periode krusial bagi Indonesia dalam proyek pendanaan transisi energi melalui skema JETP (Just Energy Transition Partnership).

Dalam waktu enam bulan ke depan, Indonesia memimpin penyusunan kerja sama dan rencana aksi untuk menghasilkan rencana investasi yang komprehensif, serta mencantumkan target bersama yang nyata dalam skema JETP.

“Dalam enam bulan ini sebaiknya pemerintah dalam hal ini membuka ruang setransparan mungkin, separtisipatif mungkin, terhadap mereka yang terdampak dari transisi energi,” kata Bhima dalam webinar “Mencermati Agenda KTT G20 dan Pendanaan Transisi Energi”, dikutip virtual, Jumat (17/11/2022).

Lebih lanjut, Bhima meminta jajaran direksi atau komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk mengakomodir perwakilan masyarakat yang terdampak oleh transisi energi dalam penyusunan rencana aksi pendanaan ini.

Baca juga: Transisi Energi Indonesia Banjir Dukungan, dari AS hingga Jepang

Untuk diketahui, pemerintah telah menunjuk PT SMI (Persero) untuk mengelola pendanaan transisi energi skema JETP yang senilai USD20 miliar atau sekitar Rp310 triliun (asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS), yang sebagian besar dari negara-negara maju atau G7.

“Karena khawatir selama proses penyusunan program yang didanai dengan uang sebanyak itu dilakukannya secara kurang transparan atau partisipatif,” tukas Bhima.

Selain pendanaan skema JTEP, pada KTT G20 di Bali pada 15-16 November Indonesia memperoleh komitmen pendanaan transisi energi melalui skema ETM dari Asian Development Bank (ADB) sebesar 250-300 juta dolar AS (setara Rp3,87 triliun).

Sebagaimana diketahui, Indonesia bersama sekelompok negara maju meluncurkan skema pendanaan transisi energi JETP pada hari pertama perhelatan KTT G20 Bali.

Baca juga: Pemerintah Tunjuk PT SMI Salurkan Dana Transisi Energi Rp309 Triliun dari AS

Lewat skema pendanaan tersebut, Indonesia bersama beberapa mitra bakal memobilisasi dana USD20 miliar dalam waktu 3-5 tahun ke depan untuk mendukung transisi energi bersih lewat cara-cara seperti mereduksi emisi di sektor ketenagalistrikan, pengembangan energi terbarukan, dan peningkatan.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah Indonesia bakal memimpin persiapan rencana aksi investasi dalam skema pendanaan ini.

“Kami akan memaksimalkan platform yang dikelola oleh PT SMI,” kata Luhut dalam konferensi pers di Bali International Convention Center (BICC).

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Permintaan Gas PLN Diproyeksi...
Permintaan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Pilar Transisi Energi
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, PLN EPI Implementasikan Clean Energy Day
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Legislator PAN Dorong...
Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Berita Terkini
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved