Ternyata, GOTO Angkat Ribuan Karyawan Tetap Sebelum PHK 1.300 Orang
Jum'at, 18 November 2022 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Angka ini belum mencakup kondisi kuartal III/2022, mengingat GOTO baru akan mengumumkannya pada Senin (21/11), sebagaimana disampaikan manajamen, dikutip Jumat (18/11/2022).
Sementara apabila mengacu pada angka 1.300 karyawan yang dipecat, yang merupakan 12% dari total karyawan, maka diperkirakan total karyawan tetap Grup GOTO terbaru mencapai 10.700 - 10.800-an orang.
Dengan demikian, terdapat sebanyak lebih dari 1.500 karyawan tetap baru yang diangkat perseroan sejak 31 Desember 2021 yang berjumlah 9.044 orang karyawan tetap.
Sebagai informasi, perseroan akan mengadakan townhall meeting untuk memaparkan proses pengambilan keputusan PHK ini. Penyampaian dipimpin langsung oleh CEO Grup GoTo Andre Soelistyo pada hari ini, Jumat (18/11).
Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani menyatakan, langkah PHK dilakukan sebagai bagian dari efisiensi beban perseroan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi. Diani, sapaan R A Koesoemohadiani, mengatakan perusahaan telah menyampaikan hal ini kepada karyawan.
"Perseroan harus mengambil keputusan yang sulit untuk melakukan perampingan karyawan yang akan berdampak kepada 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap grup GoTo," kata Diani.
Sementara apabila mengacu pada angka 1.300 karyawan yang dipecat, yang merupakan 12% dari total karyawan, maka diperkirakan total karyawan tetap Grup GOTO terbaru mencapai 10.700 - 10.800-an orang.
Dengan demikian, terdapat sebanyak lebih dari 1.500 karyawan tetap baru yang diangkat perseroan sejak 31 Desember 2021 yang berjumlah 9.044 orang karyawan tetap.
Sebagai informasi, perseroan akan mengadakan townhall meeting untuk memaparkan proses pengambilan keputusan PHK ini. Penyampaian dipimpin langsung oleh CEO Grup GoTo Andre Soelistyo pada hari ini, Jumat (18/11).
Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani menyatakan, langkah PHK dilakukan sebagai bagian dari efisiensi beban perseroan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi. Diani, sapaan R A Koesoemohadiani, mengatakan perusahaan telah menyampaikan hal ini kepada karyawan.
"Perseroan harus mengambil keputusan yang sulit untuk melakukan perampingan karyawan yang akan berdampak kepada 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap grup GoTo," kata Diani.
Lihat Juga :