Menko Airlangga Ajak para Menteri Negara APEC Tingkatkan Investasi Ekonomi Hijau
Jum'at, 18 November 2022 - 17:53 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para menteri negara APEC tingkatkan investasi ekonomi hijau dan mempromosikan peningkatan kapasitas dan transfer teknologi. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para menteri negara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk meningkatkan investasi ekonomi hijau dan mempromosikan peningkatan kapasitas dan transfer teknologi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para menteri negara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk meningkatkan investasi ekonomi hijau dan mempromosikan peningkatan kapasitas dan transfer teknologi.
Menurut Airlangga, APEC perlu membentuk mekanisme pembiayaan untuk mendukung implementasi transisi hijau di bidang ekonomi negara anggota. Indonesia sendiri, menurut dia, membutuhkan sekitar 322.8 miliar dolar AS untuk mencapai target National Determined Contribution (NDC) 2030. Baca juga: Menko Airlangga Sebut Big Data Bisa Dimanfaatkan untuk Mendukung Kesejahteraan Masyarakat
"Sehingga diperlukan mekanisme pembiayaan yang inovatif, termasuk dari sektor privat, komunitas internasional, atau bauran pembiayaan lainnya," kata Airlangga saat mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan New Zealand bersama Menseskab dan Wamendag yang digelar di Bangkok, Thaliand, Jumat (18/11/2022).
Terkait mempromosikan peningkatan kapasitas dan transfer teknologi, Airlangga menyampaikan bahwa ekonomi negara berkembang menghadapi keterbatasan kapasitas institusional dan kurangnya akses terhadap teknologi hijau. Baca juga: Unjuk Rasa Warnai KTT APEC di Thailand, Demonstran Ditembaki Peluru Karet
Karena itu ia menekankan pentingnya APEC sebagai incubator of ideas untuk menggalang kerja sama konkret dalam mendukung pertukaran pengetahuan dan informasi, serta kolaborasi riset untuk mendukung transisi hijau yang merata di antara ekonomi APEC.
Lihat Juga :