Upaya Menyiapkan Perusahaan Mengatasi Dampak Bencana

Jum'at, 18 November 2022 - 13:49 WIB
loading...
Upaya Menyiapkan Perusahaan...
Pupuk Kaltim kembangkan implementasi Business Continuity Management System. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Melalui peningkatan strategi bisnis yang lebih tangguh, PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) mengembangkan implementasi Business Continuity Management System (BCMS), atau sistem manajemen kelangsungan bisnis berdasarkan kerangka kerja ISO 22301:2019.

Baca juga: Bukan Bakar Duit, Ini Strategi Hary Tanoesoedibjo Bangun Mister Aladin

Upaya itu sebagai strategi untuk merespons sebuah krisis maupun bencana guna membangun ketahanan (resilience) dalam membatasi dampak bencana, meminimalisasi gangguan terhadap proses bisnis, memastikan layanan tetap berjalan, mengetahui hal yang harus dilakukan saat terjadi bencana serta mempersingkat waktu pemulihan layanan yang terdampak.

VP Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko (TKPMR) Pupuk Kaltim Wisnu Wibowo mengungkapkan implementasi BCMS memiliki tujuan agar perusahaan memiliki ketangguhan atau resiliensi dalam menghadapi krisis maupun bencana yang terjadi, sehingga dapat membatasi dampak terhadap proses bisnis.

Selain itu BCMS juga dapat memastikan layanan tetap berjalan, dengan mengetahui hal yang harus dilakukan saat bencana serta mempersingkat waktu pemulihan layanan yang terdampak.

"Melalui implementasi BMCS, Pupuk Kaltim dapat memastikan adanya panduan terintegrasi untuk menjaga kelangsungan kegiatan operasional perusahaan saat terjadi krisis atau bencana," ujar Wisnu, dalam keterangannya Jumat (18/11/2022).

Guna menyamakan persepsi terkait hal tersebut, Pupuk Kaltim pun menggelar sosialisasi dan simulasi Tabletop BCMS, menggandeng konsultan Centria Integrity Advisory. Kegiatan ini diikuti oleh SVP, VP dan AVP seluruh unit kerja perusahaan pada 9-10 November 2022.

Sosialisasi dilaksanakan untuk memberi pemahaman terkait BCMS kepada karyawan Pupuk Kaltim, dengan simulasi situasi bencana serta mitigasi melalui cara penanganan yang akan dilakukan sesuai kerangka business continuity management berbasis ISO 22301:2019.

Salah satunya Tabletop Exercise, yang merupakan diskusi dalam ruangan dan melibatkan personel kunci untuk membahas skenario simulasi dalam suasana informal. Hal ini juga dapat digunakan untuk menilai rencana, kebijakan hingga prosedur yang akan dilaksanakan.

"Dari sosialisasi dan simulasi, strategi dalam merespons sebuah krisis atau bencana yang mengancam keberlangsungan usaha dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga mampu membangun ketahanan perusahaan untuk menjaga kepentingan bersama," tambah Wisnu.

Team Leader Konsultan Centria Mufid Ansori, menyampaikan melalui penerapan BCMS Pupuk Kaltim didorong lebih meningkatkan ketahanan dalam merespon kondisi krisis secara cepat dan tepat. BCMS merupakan tindakan langsung terhadap suatu kejadian, yang sejalan dengan konsep risk management sebagai upaya preventif dalam menciptakan operasional perusahaan secara aman.

Baca juga: Orang-Orang Saleh Tak Alami Ngerinya Kiamat, Begini Penjelasannya

"Melalui penerapan BCMS, Pupuk Kaltim bisa segera melakukan recovery ataupun restorasi dari suatu kondisi yang terjadi, guna menghindari berbagai potensi kerugian yang bisa ditimbulkan," kata Mufid.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Awal 2026, Momogi Group...
Awal 2026, Momogi Group Gencar Ekspansi ke Pasar Internasional
Kolaborasi AAM dan Compawnion,...
Kolaborasi AAM dan Compawnion, MDLA Perkuat Distribusi Segmen Pet Care
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
Zelensky Tuding Perusahaan...
Zelensky Tuding Perusahaan AS Korupsi Bantuan Militer untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved