Penggunaan Pupuk yang Tepat Bikin Penghasilan Petani Meningkat
Minggu, 20 November 2022 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Asrul mengatakan petani Luwu Timur berhasil menaikkan hasil panen dari 800 kilogram per hektare menjadi 1 ton per hektare setelah menggunakan Pupuk NPK Pelangi. “Saya mengajak para petani di Desa Pallangga dan di Sulsel untuk menggunakan Pupuk Kaltim. Ada peningkatan produksi ketika menggunakan NPK Pelangi. Buah yang diperoleh per pohon juga lebih baik,” katanya.
![Penggunaan Pupuk yang Tepat Bikin Penghasilan Petani Meningkat]()
Gelaran Festival UMKM oleh Pupuk Kaltim. Foto/Ist
Staf Pelaporan Pupuk Indonesia Hidayat Syam mengatakan tujuan festival ini adalah lebih memperkenalkan produk Pupuk Kaltim ke masyarakat sekaligus memberikan bukti perusahaan terus ikut mendukung sektor pertanian Indonesia, khususnya di Sulsel.
Karena itu, selain menghadirkan produk unggulan binaan UMKM Pupuk Kaltim dari Bontang, beragam produk Pupuk Kaltim ikut ditampilkan di booth PKT mulai dari Pupuk Kimia hingga Pupuk Hayati. Produk Pupuk Kimia di antaranya seperti Urea baik granul maupun prill dan Pupuk NPK Pelangi. Selain itu, ada pula produk Pupuk Hayati seperti Ecofert, Biotara dan Biodex.
Hidayat mengatakan pupuk hayati yang diproduksi Pupuk Kaltim memiliki mikroorganisme unggulan yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Misalnya Ecofert, katanya, mengandung bahan aktif Aspergillus niger, Pseudomonas mendocina, Bacillus subtilis dan Bacollus flexus sehingga dapat meningkatkan unsur hara, meningkatkan penyerapan unsur hara tanah bagi tanaman hingga efisiensi pemupukan.
Adapun, untuk produk Biotara cocok untuk tanah masam di lahan rawa karena dapat mendekomposisi sisa bahan organik. “Produk Pupuk Kaltim memiliki beragam pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan petani,” katanya.

Gelaran Festival UMKM oleh Pupuk Kaltim. Foto/Ist
Staf Pelaporan Pupuk Indonesia Hidayat Syam mengatakan tujuan festival ini adalah lebih memperkenalkan produk Pupuk Kaltim ke masyarakat sekaligus memberikan bukti perusahaan terus ikut mendukung sektor pertanian Indonesia, khususnya di Sulsel.
Karena itu, selain menghadirkan produk unggulan binaan UMKM Pupuk Kaltim dari Bontang, beragam produk Pupuk Kaltim ikut ditampilkan di booth PKT mulai dari Pupuk Kimia hingga Pupuk Hayati. Produk Pupuk Kimia di antaranya seperti Urea baik granul maupun prill dan Pupuk NPK Pelangi. Selain itu, ada pula produk Pupuk Hayati seperti Ecofert, Biotara dan Biodex.
Hidayat mengatakan pupuk hayati yang diproduksi Pupuk Kaltim memiliki mikroorganisme unggulan yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Misalnya Ecofert, katanya, mengandung bahan aktif Aspergillus niger, Pseudomonas mendocina, Bacillus subtilis dan Bacollus flexus sehingga dapat meningkatkan unsur hara, meningkatkan penyerapan unsur hara tanah bagi tanaman hingga efisiensi pemupukan.
Adapun, untuk produk Biotara cocok untuk tanah masam di lahan rawa karena dapat mendekomposisi sisa bahan organik. “Produk Pupuk Kaltim memiliki beragam pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan petani,” katanya.
Lihat Juga :