IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat dengan Pergerakan di Range 6.926-7.124
Kamis, 24 November 2022 - 07:32 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguat pada sepanjang perdagangan, Kamis (24/11). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.926-7.124. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini berpotensi menguat pada sepanjang perdagangan, Kamis (24/11). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.926-7.124.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kondisi tersebut membuat pihaknya lebih optimis akan peluang terjadinya window dressing dengan mulai mengoleksi saham big caps sebagai penggerak indeks.
"Terlihat sudah ada upaya penguatan pada beberapa saham index movers, dimana sebagian dari sektor perbankan. Namun di akhir perdagangan terjadi pelemahan," tulis William dalam analisisnya, Kamis (24/11/2022).
Baca Juga: Bertahan di Area Hijau, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat di Level 7.054
Hal itu menurut dia mungkin bisa dikatakan sudah terekspektasi dikarenakan nilai transaksi pasar yang masih terbilang sepi ini membuka peluang gejolak pergerakan harga saham yang terlihat seperti false break.
"Namun di saat seperti ini justru harus dimanfaatkan karena peluang membeli di harga bawah justru lebih banyak lagi," katanya.
Masih dengan posisi IHSG yang cenderung mendekati 7.100, peluang untuk breakout seharusnya lebih besar, hal ini didukung oleh mulai kembalinya net buy asing beberapa hari terakhir.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kondisi tersebut membuat pihaknya lebih optimis akan peluang terjadinya window dressing dengan mulai mengoleksi saham big caps sebagai penggerak indeks.
"Terlihat sudah ada upaya penguatan pada beberapa saham index movers, dimana sebagian dari sektor perbankan. Namun di akhir perdagangan terjadi pelemahan," tulis William dalam analisisnya, Kamis (24/11/2022).
Baca Juga: Bertahan di Area Hijau, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat di Level 7.054
Hal itu menurut dia mungkin bisa dikatakan sudah terekspektasi dikarenakan nilai transaksi pasar yang masih terbilang sepi ini membuka peluang gejolak pergerakan harga saham yang terlihat seperti false break.
"Namun di saat seperti ini justru harus dimanfaatkan karena peluang membeli di harga bawah justru lebih banyak lagi," katanya.
Masih dengan posisi IHSG yang cenderung mendekati 7.100, peluang untuk breakout seharusnya lebih besar, hal ini didukung oleh mulai kembalinya net buy asing beberapa hari terakhir.
Lihat Juga :