Buwas Buka-bukaan Soal Impor Beras dan Serapan Bulog
Kamis, 24 November 2022 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
"Namun, sejak mulai pertengahan Juli ada peningkatan harga, saat itu kita tidak bisa lagi menyerap Rp8.300 per kg maka melalui Rakortas (Rapat Koordinasi Terbatas) saat itu ada fleksibilitas harga. Jadi sampai bulan Desember diperkenankan untuk membeli beras dengan harga Rp8.800 per kg untuk CBP.," sambungnya.
Baca Juga: Harga Beras Terus Merangkak Naik, Kepala Bapanas Ajak Kementan dan Bulog Duduk Bareng
Dalam proses perjalanannya, Buwas menuturkan, dari target yang ditentukan, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 44 ribu ton. Di mana angka ini sangat jauh dari yang diprediksi yakni sebesar 500 ribu ton.
Akibatnya, ucap dia, pemerintah mencabut kebijakan fleksibilitas harga beras menjadi mengikuti harga pasar.
"Kami kemudian membeli beras dengan harga komersial, Rp8.900-10.200 per kg. Tapi, itu pun penyerapannya nggak sampai 100 ribu ton. Karena memang sudah enggak ada panen. Di Sulawesi Selatan, NTB, Jawa Barat, eggak ada, Lampung gagal panen," terang Buwas.
Baca Juga: Harga Beras Terus Merangkak Naik, Kepala Bapanas Ajak Kementan dan Bulog Duduk Bareng
Dalam proses perjalanannya, Buwas menuturkan, dari target yang ditentukan, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 44 ribu ton. Di mana angka ini sangat jauh dari yang diprediksi yakni sebesar 500 ribu ton.
Akibatnya, ucap dia, pemerintah mencabut kebijakan fleksibilitas harga beras menjadi mengikuti harga pasar.
"Kami kemudian membeli beras dengan harga komersial, Rp8.900-10.200 per kg. Tapi, itu pun penyerapannya nggak sampai 100 ribu ton. Karena memang sudah enggak ada panen. Di Sulawesi Selatan, NTB, Jawa Barat, eggak ada, Lampung gagal panen," terang Buwas.
Lihat Juga :