Perkembangan Pelaksanaan Program Digitalisasi SPBU
Rabu, 08 Juli 2020 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Target pertama dalam penyelesaian digitalisasi SPBU ditetapkan oleh PT. Pertamina (Persero) pada 31 Desember 2018. Target pertama tidak tercapai. PT. Pertamina (Persero) menyampaikan perubahan target penyelesaian digitalisasi SPBU menjadi tanggal 28 Juni 2019.
Target kedua kembali tidak tercapai, PT. Pertamina (Persero) kembali menyampaikan perubahan yang ketiga.yaitu penyelesaian target menjadi tangga 31 Desember 2019.
Target ketiga tidak tercapai lagi, oleh karena itu PT. Pertamina (Persero) menyampaikan perubahan target keempat menjadi 30 Juni 2020.
Target keempat juga tidak tercapai, dengan progress per 30 Juni 2020 sebesar 44,80% atau sejumlah 2.472 SPBU saja dari target 5.518 SPBU yang terdigitalisasi dengan status Berita Acara Serah Terima (BAST) namun belum memiliki CCTV (progress CCTV).
Selain target yang telah beberapa kali tidak tercapai, dalam rapat Pembahasan Progress Digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat Menteri ESDM, Gedung Heritage KESDM dengan pimpinan rapat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT. Telkom menyatakan sanggup menyelesaikan Program Digitalisasi SPBU (IT Nozzle) termasuk penyediaan CCTV pada tanggal 30 Juni 2020.
Dari Program digitalisasi SPBU sangat diharapkan terwujudnya integrasi data transaksi secara lengkap (termasuk data konsumen) di SPBU dengan pusat data, sehingga data transaksi yang diproduksi dari SPBU dapat ditampilkan melalui Dashboard Digitalisasi SPBU yang dapat diakses secara online oleh Pemerintah c.q. Kementerian ESDM dan BPH Migas.
Target kedua kembali tidak tercapai, PT. Pertamina (Persero) kembali menyampaikan perubahan yang ketiga.yaitu penyelesaian target menjadi tangga 31 Desember 2019.
Target ketiga tidak tercapai lagi, oleh karena itu PT. Pertamina (Persero) menyampaikan perubahan target keempat menjadi 30 Juni 2020.
Target keempat juga tidak tercapai, dengan progress per 30 Juni 2020 sebesar 44,80% atau sejumlah 2.472 SPBU saja dari target 5.518 SPBU yang terdigitalisasi dengan status Berita Acara Serah Terima (BAST) namun belum memiliki CCTV (progress CCTV).
Selain target yang telah beberapa kali tidak tercapai, dalam rapat Pembahasan Progress Digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat Menteri ESDM, Gedung Heritage KESDM dengan pimpinan rapat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT. Telkom menyatakan sanggup menyelesaikan Program Digitalisasi SPBU (IT Nozzle) termasuk penyediaan CCTV pada tanggal 30 Juni 2020.
Dari Program digitalisasi SPBU sangat diharapkan terwujudnya integrasi data transaksi secara lengkap (termasuk data konsumen) di SPBU dengan pusat data, sehingga data transaksi yang diproduksi dari SPBU dapat ditampilkan melalui Dashboard Digitalisasi SPBU yang dapat diakses secara online oleh Pemerintah c.q. Kementerian ESDM dan BPH Migas.
Lihat Juga :