Bukan Lagi Program Pemerintah, PLN Lanjutkan Konversi Kompor Listrik

Senin, 28 November 2022 - 20:15 WIB
loading...
Bukan Lagi Program Pemerintah,...
PLN akan kembali melanjutkan program kompor listrik. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan program konversi LPG 3 kilogram (Kg) ke kompor listrik atau induksi tetap dijalankan. Sebelumnya, program tersebut menuai kontroversi dan resmi dihentikan pemerintah.

Baca juga: PLN Butuh Dana Rp15.000 Triliun, untuk Apa?

Darmawan menjelaskan program kompor induksi yang dijalankan PLN saat ini tidak lagi menjadi program pemerintah, melainkan bagian dari aksi korporasi perusahaan. Awalnya, rencana konversi kompor LPG 3 kg ke induksi masuk dalam program kompensasi atau subsidi pemerintah.

"Kami terus menjalankan program kompor listrik, tetapi bukan dalam rangka subsidi, kompensasi. Jadi tidak ada subsidi, kami soft selling kepada pelanggan kami dengan kapasitas yang tepat, yang non-subsidi," ungkap Darmawan saat rapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin (28/11/2022).

Meski tetap dijalankan, lanjut Darmawan, skala atas lelang atau pengadaan kompor listrik diperkecil PLN, sesuai dengan kapasitas atau stok yang tersedia. "Ini terus berjalan Pak dengan catatan skalanya kami perkecil sesuai dengan stok yang sudah mereka persiapkan. Jadi ini berjalan," ucapnya.

PLN sebelumnya mencatatkan manfaat besar saat menggunakan kompor induksi. Perseroan mencatat lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG.

Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak satu liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176. Dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia menggunakan gas LPG 11,4 kg per bulan, terjadi penghematan Rp28.500 dari biaya memasak setiap bulan.

Baca juga:Ramah Lingkungan, Pembangkit Fotovoltaik Ini Pasok 800 Megawatt Listrik Piala Dunia Qatar

Sejatinya, penggunaan kompor induksi juga memberi dampak positif kepada negara. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa rata-rata subsidi impor gas dalam 6 tahun terakhir sekitar Rp43 Triliun per tahun.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Mau Jadi Pegawai PLN?...
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Rekomendasi
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved