Wall Street Merana Gegara Amazon dan Apple Tumbang

Rabu, 30 November 2022 - 07:18 WIB
loading...
Wall Street Merana Gegara...
Wall Street kembali ditutup melemah dengan S&P 500 berakhir turun pada perdagangan Selasa (29/11/2022). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street kembali ditutup melemah dengan S&P 500 berakhir turun pada perdagangan Selasa (29/11/2022) waktu setempat. Hal itu didorong oleh anjloknya saham Apple dan Amazon menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell terkait arah kenaikan suku bunga.

Mengutip Reuters, S&P 500 turun 0,16% untuk mengakhiri sesi di 3.957,60 poin. Sedangkan Nasdaq turun 0,59% menjadi 10.983,78 poin, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,01% menjadi 33.852,13 poin. Investor juga fokus pada protes baru-baru ini terhadap pembatasan Covid-19 di China, termasuk di pabrik iPhone terbesar di dunia. Adapun Saham Apple (AAPL.O) turun 2,1%, melemah untuk sesi keempat berturut-turut.

"Tidak ada yang mau membeli sebelum besok dengan Powell berbicara. Semua orang gugup dengan apa yang akan dia katakan," kata Ron Saba, manajer portofolio senior di Horizon Investments di Charlotte.

Baca Juga: Wall Street Lesu Imbas Apple Bakal Pangkas Produksi

Saham Amazon (AMZN.O), Nvidia (NVDA.O) dan Tesla (TSLA.O) masing-masing kehilangan lebih dari 1%.Indeks patokan S&P 500 (.SPX) menuju kenaikan bulan kedua berturut-turut pada November. Data inflasi baru-baru ini menunjukkan sedikit penurunan harga akan menyebabkan Fed untuk mengurangi skala kenaikan suku bunga.

The Fed telah memberikan empat kenaikan suku bunga 75 basis poin berturut-turut, dan diperkirakan akan menurunkan kecepatan ke langkah 50-bps pada bulan Desember. Meskipun penurunan S&P 500, isu-isu yang maju melebihi jumlah yang turun (.AD.SPX) dengan rasio 1,3 banding satu. S&P 500 membukukan tiga tertinggi baru dan dua terendah baru; Nasdaq mencatat 68 tertinggi baru dan 183 terendah baru.

Baca Juga: 7 Negara Sekutu Utama Rusia, Tak Peduli Moskow Gempur Ukraina

Saham perusahaan China yang terdaftar di AS Alibaba Group Holding Ltd, Pinduoduo Inc (PDD.O) dan JD.com Inc melonjak lebih dari 5% setelah China memperluas saluran pembiayaan ekuitas untuk pengembang properti. Saham perusahaan internet China Bilibili Inc melonjak 22% setelah membukukan hasil kuartalan yang optimis. Volume di bursa AS relatif ringan, dengan 9,6 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 11,2 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved