Fintech Lending Ini Sukses Salurkan Kredit Rp1 Triliun di Kuartal IV 2022

Jum'at, 02 Desember 2022 - 17:14 WIB
loading...
Fintech Lending Ini...
Penyaluran kredit lewat fintech terus membesar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT KawanCicil Teknologi Utama, salah satu platform P2P lending yang berfokus pada supply chain financing telah berhasil melakukan pencatatan penyaluran kredit hingga Rp1 triliun di November 2022. Pencapaian angka kredit ini diberikan kepada lebih dari 9.600 debitur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Membangun Kesadaran dan Pemahaman Masyarakat Terhadap Produk Fintech Lending

KawanCicil saat ini hadir dengan model bisnis hybrid mode, sehingga layanan keuangan ini tidak hanya dibangun dengan kekuatan teknologi, tetapi juga berkolaborasi dengan sejumlah intellectual capital society berbasis manusia. Penyaluran kredit yang diberikan adalah pembiayaan modal kerja kepada sejumlah pelaku usaha dalam mengembangkan potensi bisnis mereka, terutama pada peningkatan alur rantai pasok bisnis.

“Angka penyaluran kredit yang kami salurkan, pada kuartal IV tahun 2022 ini mengalami pertumbuhan 400% pencairan kredit, dari Rp198 miliar ke Rp663 miliar secara tahunan alias year on year (YoY). Kinerja positif KawanCicil ini akan terus kami tingkatkan seiring dengan peningkatan signifikan pada portofolio yang kami miliki,” kata Deddy Aidil Sagala, Chief Executive Officer (CEO) KawanCicil, dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022).

Pertumbuhan ini dicapai dari hasil kolaborasi kapabilitas KawanCicil dengan kapasitas sejumlah lembaga keuangan, dalam program kemitraan untuk menjangkau lebih banyak calon-calon debitur dengan metode pendekatan ekosistem. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.

Fintech Lending Ini Sukses Salurkan Kredit Rp1 Triliun di Kuartal IV 2022


“KawanCicil mengerti bahwa pelaku usaha di Indonesia belum sepenuhnya mendapatkan akses keuangan dengan metode konvensional, sehingga kami hadir untuk mengisi celah tersebut, dengan memberikan solusi bagi pelaku usaha yang membutuhkan ‘advisory’ dan modal kerja, pada jumlah dan waktu yang tepat. Kami harap dengan cara ini, kami dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di Indonesia,” tambah Deddy.

Kemitraan yang dibangun oleh KawanCicil ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah. Pada Fintech Summit 2022 lalu, pemerintah optimistis bahwa ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek yang sangat baik ke depannya dan memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi digital hingga USD124 miliar di tahun 2025.

Dalam acara tersebut, pemerintah menegaskan bahwa angka ini dapat direalisasikan dengan besarnya dorongan akselerasi melalui sinergi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk itulah kami terus memaksimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja dengan menggandeng sejumlah mitra guna memberikan kemudahan akses keuangan hingga pelosok daerah. Kami yakin dengan model bisnis yang kami jalankan dan potensi kemitraan yang lebih banyak lagi di tahun 2023, KawanCicil dapat menyajikan pertumbuhan kredit lebih besar di akhir tahun depan,” kata Deddy.

Baca juga: Tugas Utama Suami Menjaga Keluarganya dari Siksa Api Neraka

Sebagai salah satu platform layanan keuangan, KawanCicil telah hadir dan beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017, terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018 dan sudah mengantongi izin dari OJK pada 17 September 2021 lalu. Penyaluran kredit yang diberikan oleh KawanCicil ini dapat diakses oleh para debitur melalui agen kemitraan yang tersebar di seluruh Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
MNC Sekuritas dan Gerbangtara...
MNC Sekuritas dan Gerbangtara Dorong Literasi Investasi Perempuan lewat SPM Kartini Online Summit 2026
Bank Mandiri Cetak Laba...
Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T
Ini Taktik Jitu Mengoptimalkan...
Ini Taktik Jitu Mengoptimalkan Halaman Pembayaran Bisnis
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Bank Jatim dan Universitas...
Bank Jatim dan Universitas Ciputra Jalin Kerja Sama Strategis
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved