Mudahkan Pelayanan Publik, Ganjar Targetkan 100% MPP di Jateng Segera Selesai
Senin, 05 Desember 2022 - 16:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri peresmian 26 MPP oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Istana Wakil Presiden, Senin (5/12/2022). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menargetkan seluruh Kabupaten dan kota di wilayahnya segera memiliki mal pelayanan publik (MPP). Sampai saat ini, sudah ada 21 MPP ditambah dengan mal pelayanan publik milik provinsi.
"Mudah-mudahan sebentar lagi bisa 100 persen," kata Ganjar usai menghadiri peresmian 26 MPP oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istana Wakil Presiden, Senin (5/12/2022).
Ganjar mengatakan saat ini sudah ada 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya berada di Jawa Tengah. Artinya, tinggal 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masih belum memiliki MPP. "Tentu ini bagian dari PR reformasi birokrasi kita yang mesti diselesaikan oleh daerah," ujar Ganjar.
Baca Juga: Kemeriahan Ribuan Warga Desa di Karanganyar Dukung Ganjar Presiden 2024
Menurutnya, semakin banyak MPP yang terbangun, maka kualitas pelayanan akan semakin baik. Namun, keberadaan MPP dipastikan dapat berfungsi dengan maksimal.Gubernur berambut putih itu menargetkan semua kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki MPP.
"Tapi itu nanti nggak cukup, loh. Jangan sampai terjebak hanya bangunannya saja, hanya mengumpulkan saja mall pelayanan publik. Tapi harus memudahkan, menggampangkan orang untuk terlayani. Dan yang kedua harus berpindah ke sistem yang sekali lagi, yang mesti didigitalkan," jelasnya.
Berdasarkan laporan, MPP di Jawa Tengah tersebar di sejumlah wilayah di antaranya Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Kota Surakarta, Karanganyar, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Grobogan, Klaten, Brebes, Rembang dan Cilacap. Selain itu MPP Pemprov Jawa Tengah.
"Mudah-mudahan sebentar lagi bisa 100 persen," kata Ganjar usai menghadiri peresmian 26 MPP oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istana Wakil Presiden, Senin (5/12/2022).
Ganjar mengatakan saat ini sudah ada 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya berada di Jawa Tengah. Artinya, tinggal 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masih belum memiliki MPP. "Tentu ini bagian dari PR reformasi birokrasi kita yang mesti diselesaikan oleh daerah," ujar Ganjar.
Baca Juga: Kemeriahan Ribuan Warga Desa di Karanganyar Dukung Ganjar Presiden 2024
Menurutnya, semakin banyak MPP yang terbangun, maka kualitas pelayanan akan semakin baik. Namun, keberadaan MPP dipastikan dapat berfungsi dengan maksimal.Gubernur berambut putih itu menargetkan semua kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki MPP.
"Tapi itu nanti nggak cukup, loh. Jangan sampai terjebak hanya bangunannya saja, hanya mengumpulkan saja mall pelayanan publik. Tapi harus memudahkan, menggampangkan orang untuk terlayani. Dan yang kedua harus berpindah ke sistem yang sekali lagi, yang mesti didigitalkan," jelasnya.
Berdasarkan laporan, MPP di Jawa Tengah tersebar di sejumlah wilayah di antaranya Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Kota Surakarta, Karanganyar, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Grobogan, Klaten, Brebes, Rembang dan Cilacap. Selain itu MPP Pemprov Jawa Tengah.
Lihat Juga :