Jateng Diguyur APBN 2023 Rp104 Triliun, Ganjar Fokus Pangan dan Energi
Rabu, 07 Desember 2022 - 17:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat penyerahan DIPA dan Buku Daftar Alokasi TKD Tahun Anggaran 2023 kepada pimpinan instansi vertikal serta 35 bupati/wali kota se-Jateng Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Selasa (6/12/2022). FOTO/dok.Ist
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2023 kepada pimpinan instansi vertikal serta 35 Bupati/Walikota se-Jateng. Adapun, DIPA dan Daftar Alokasi TKD merupakan dokumen APBN yang digunakan sebagai acuan pimpinan instansi vertikal dan kepala daerah dalam melaksanakan program pembangunan secara kolaboratif.
"Umpama perbaikan jalan, jembatan yang fisik, pengurangan angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, agar semuanya bisa membuka lapangan kerja," kata Ganjar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Selasa (6/12/2022).
Baca Juga: Libur Nataru, Ganjar Ajak Masyarakat Bangkitkan Wisata Lokal dan Ziarah Wali Songo
Dari dua dokumen tersebut, Ganjar menginstruksikan jajaran di Jateng menggunakan alokasi 2023 untuk memperkuat berbagai bentuk investasi. Total keseluruhan alokasi belanja APBN 2023 Provinsi Jateng sebesar Rp 104,28 triliun. Menurut Ganjar, penggunaan dana untuk investasi sangat penting dilakukan dalam menghadapi tahun 2023. Pasalnya, Ganjar menyebut di tahun tersebut situasi dunia dan nasional diperkirakan tidak mudah.
Sebab itu, Ganjar menekankan kepada jajaran untuk mempersiapkan kekuatan agar anggarannya dapat bermanfaat di segala sektor. Ganjar mendorong agar pengelolaan agaran ini dilakukan dengan baik dan transparan. "Kita punya daya, kita punya kekuatan, kita punya sumber yang baik. Maka kalau dikelola dengan baik, maka sebenarnya di tengah sulitnya situasi dunia, kemandirian kita diuji dan bisa kita tunjukkan," katanya.
"Umpama perbaikan jalan, jembatan yang fisik, pengurangan angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, agar semuanya bisa membuka lapangan kerja," kata Ganjar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Selasa (6/12/2022).
Baca Juga: Libur Nataru, Ganjar Ajak Masyarakat Bangkitkan Wisata Lokal dan Ziarah Wali Songo
Dari dua dokumen tersebut, Ganjar menginstruksikan jajaran di Jateng menggunakan alokasi 2023 untuk memperkuat berbagai bentuk investasi. Total keseluruhan alokasi belanja APBN 2023 Provinsi Jateng sebesar Rp 104,28 triliun. Menurut Ganjar, penggunaan dana untuk investasi sangat penting dilakukan dalam menghadapi tahun 2023. Pasalnya, Ganjar menyebut di tahun tersebut situasi dunia dan nasional diperkirakan tidak mudah.
Sebab itu, Ganjar menekankan kepada jajaran untuk mempersiapkan kekuatan agar anggarannya dapat bermanfaat di segala sektor. Ganjar mendorong agar pengelolaan agaran ini dilakukan dengan baik dan transparan. "Kita punya daya, kita punya kekuatan, kita punya sumber yang baik. Maka kalau dikelola dengan baik, maka sebenarnya di tengah sulitnya situasi dunia, kemandirian kita diuji dan bisa kita tunjukkan," katanya.
Lihat Juga :