KKP Pastikan Produk Perikanan Aman dari COVID-19
Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Potensi Budidaya Ikan Baru Tergarap 10%, Edhy Prabowo: Perlu Inovasi)
Rina memaparkan, selain ingin membangun kebersamaan internasional untuk meningkatkan kesadaran terhadap COVID-19 dan hal terkait lainnya, webinar ini menjawab keraguan masyarakat dengan kembali menggarisbawahi bahwa ikan aman dikonsumsi selama wabah COVID-19.
Pakar penyakit dan kesehatan ikan, Dr. Thomas Loch dari Michigan State University, Amerika Serikat mengawali webinar dengan memberikan perspektif kepada masyarakat bahwa produk perikanan senantiasa dijaga mutu dan keamananya bahkan jauh sebelum COVID-19 mewabah.
Loch memperlihatkan konsep utama dalam menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan yaitu manajemen lingkungan budidaya, biosekuriti dan pemeriksaan berkala (surveilan) penyakit ikan. Hal tersebut sebenarnya merupakan konsep umum yang telah alam diterapkan oleh para pembudidaya kita dalam mencegah serangan penyakit oleh virus, bakteri maupun agen pathogen lainnya.
Sementara itu ahli virus dari Australia, Dr Agus Sunarto mengulas lebih tajam mengenai virus COVID-19. Dalam laporan ilmiahnya, dia menyatakan bahwa virus COVID-19 tidak dapat menginfeksi ikan karena reseptor yang berbeda. Kondisi seluler tubuh ikan berbeda dengan manusia sehingga virus COVID-19 tidak dapat bertahan hidup pada ikan, selain ikan juga bukan merupakan inang perantara virus COVID-19.
Rina memaparkan, selain ingin membangun kebersamaan internasional untuk meningkatkan kesadaran terhadap COVID-19 dan hal terkait lainnya, webinar ini menjawab keraguan masyarakat dengan kembali menggarisbawahi bahwa ikan aman dikonsumsi selama wabah COVID-19.
Pakar penyakit dan kesehatan ikan, Dr. Thomas Loch dari Michigan State University, Amerika Serikat mengawali webinar dengan memberikan perspektif kepada masyarakat bahwa produk perikanan senantiasa dijaga mutu dan keamananya bahkan jauh sebelum COVID-19 mewabah.
Loch memperlihatkan konsep utama dalam menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan yaitu manajemen lingkungan budidaya, biosekuriti dan pemeriksaan berkala (surveilan) penyakit ikan. Hal tersebut sebenarnya merupakan konsep umum yang telah alam diterapkan oleh para pembudidaya kita dalam mencegah serangan penyakit oleh virus, bakteri maupun agen pathogen lainnya.
Sementara itu ahli virus dari Australia, Dr Agus Sunarto mengulas lebih tajam mengenai virus COVID-19. Dalam laporan ilmiahnya, dia menyatakan bahwa virus COVID-19 tidak dapat menginfeksi ikan karena reseptor yang berbeda. Kondisi seluler tubuh ikan berbeda dengan manusia sehingga virus COVID-19 tidak dapat bertahan hidup pada ikan, selain ikan juga bukan merupakan inang perantara virus COVID-19.
Lihat Juga :