Genjot Produksi, Pertamina EP Tajak Sumur BLK INF-2 di Muara Enim
Jum'at, 10 Juli 2020 - 14:12 WIB
loading...
Kegiatan tajak sumur LBK INF-2 yang dikelola PT Pertamina Asset 2 di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (7/7/2020) lalu. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina EP kembali melakukan pengeboran sumur untuk menggenjot produksi migas. Anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut melakukan tajak sumur LBK INF-2 yang dikelola PT Pertamina Asset 2 di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (7/7) lalu.
Pengeboran yang dilaksanakan dengan prosedur yang ketat dalam implementasi protokol kesehatan ini, direncanakan akan dilakukan hingga kedalaman akhir sumur 1.718 meter, dan menargetkan produksi minyak 250 BOPD dan gas 0,5 MMSCFD.
Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan Talang Akar secara directional drilling dengan perkiraan total 49 hari kerja. Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field
"Dengan pemboran ini diharapkan dapat menambah produksi minyak sebesar 250 BOPD dan 0,5 MMSCF bagi perusahaan. Dan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional mohon doa dan dukungan semua stakeholder, termasuk pemerintah kecamatan dan masyarakat Lembak agar pengeboran ini berjalan lancar dan aman," ujar Prabumulih Field Manager (FM) Ndirga Andri Sisworo melalui keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).
(Baca Juga: Di Tengah Wabah Covid-19 dan Penurunan Harga Minyak, PEP Cetak Laba Rp2,53 T)
Pengeboran yang dilaksanakan dengan prosedur yang ketat dalam implementasi protokol kesehatan ini, direncanakan akan dilakukan hingga kedalaman akhir sumur 1.718 meter, dan menargetkan produksi minyak 250 BOPD dan gas 0,5 MMSCFD.
Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan Talang Akar secara directional drilling dengan perkiraan total 49 hari kerja. Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field
"Dengan pemboran ini diharapkan dapat menambah produksi minyak sebesar 250 BOPD dan 0,5 MMSCF bagi perusahaan. Dan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional mohon doa dan dukungan semua stakeholder, termasuk pemerintah kecamatan dan masyarakat Lembak agar pengeboran ini berjalan lancar dan aman," ujar Prabumulih Field Manager (FM) Ndirga Andri Sisworo melalui keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).
(Baca Juga: Di Tengah Wabah Covid-19 dan Penurunan Harga Minyak, PEP Cetak Laba Rp2,53 T)
Lihat Juga :