Kredit Berkelanjutan BRI Capai Rp671,1 Triliun
Minggu, 11 Desember 2022 - 18:18 WIB
loading...
Bank BRI terus memperbesar penyaluran kredit berkelanjutannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan portofolio kredit berkelanjutan mencapai Rp671,1 triliun atau setara 66,6% dari total kredit yang disalurkan pada kuartal III-2022. Pembiayaan tersebut tersalurkan ke sektor energi terbarukan, green building, green transportation, dan aktivitas lainnya yang selaras dengan prinsip Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).
Baca juga: BRI Perkuat Layanan Digital, Transaksi BRImo Tembus Rp2.000 Triliun
Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan, sebagai front runner sustainable bank di Indonesia, perseroan terus mengakselerasi penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
"BRI akan terus menerapkan strategi role modelling untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat terutama pelaku UMKM, melalui penerapan prinsip-prinsip ESG," kata Ahmad dikutip Minggu (11/12/2022).
Dia melanjutkan bahwa dari sisi liabilitas, BRI berupaya menambah kapasitas untuk menyalurkan pembiayaan berkelanjutan dengan menerbitkan obligasi. Pada 2019, perseroan menerbitkan sustainability bond senilai USD500 juta yang 31% dana serapannya disalurkan kepada green project dan 69% lainnya ditujukan kepada social project.
Baca juga: BRI Perkuat Layanan Digital, Transaksi BRImo Tembus Rp2.000 Triliun
Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan, sebagai front runner sustainable bank di Indonesia, perseroan terus mengakselerasi penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
"BRI akan terus menerapkan strategi role modelling untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat terutama pelaku UMKM, melalui penerapan prinsip-prinsip ESG," kata Ahmad dikutip Minggu (11/12/2022).
Dia melanjutkan bahwa dari sisi liabilitas, BRI berupaya menambah kapasitas untuk menyalurkan pembiayaan berkelanjutan dengan menerbitkan obligasi. Pada 2019, perseroan menerbitkan sustainability bond senilai USD500 juta yang 31% dana serapannya disalurkan kepada green project dan 69% lainnya ditujukan kepada social project.
Lihat Juga :