Menhub Apresiasi Ojol dan Angkutan Sewa Khusus di Masa Pandemi

Jum'at, 10 Juli 2020 - 16:11 WIB
loading...
Menhub Apresiasi Ojol...
Pekerja menyelesaikan pembuatan sekat pelindung penumpang motor atau partisi plastik untuk ojek online. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh aplikator Ojek Online (Ojol) dan Angkutan Sewa Khusus (ASK) dengan para mitra pengemudinya di masa pandemi Covid-19.

“Saya apresiasi berbagai inovasi yang dilakukan aplikator dan para mitra pengemudi yang bisa memberikan kesempatan bagi para mitra untuk tetap bekerja, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelas Menhub saat hadir dalam acara silaturahmi dengan aplikator ASK di Jakarta, dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2020). (Baca juga : Menhub Minta Ojol dan Angkutan Sewa Patuhi Protokol Kesehatan )

Menhub mengatakan fitur aplikasi seperti layanan pesan antar makanan, pesan antar barang, pesan antar belanja rumah tangga dengan pembayaran secara nontunai (cashless), telah banyak membantu kebutuhan masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, inovasi seperti penyediaan sekat pemisah, mendisinfeksi kendaraan, memakai masker dan menyediakan hand sanitizer, juga dapat menjadi solusi agar transportasi berbasis aplikasi ini dapat tetap beroperasi mengangkut penumpang, namun tetap memperhatikan aspek kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Menhub juga meminta pihak aplikator untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas shelter atau tempat bagi pengemudi untuk menunggu penumpang, agar aspek kesehatan dan keamanan bagi penumpang maupun pengemudi semakin terjamin.

Ini seperti yang sudah dilakukan di empat stasiun terintegrasi yaitu Tanah Abang, Sudirman, Senen, dan Juanda. “Buatlah shelter yang bagus. Jadi para pengemudi bisa menunggu di tempat yang baik. Kami dan pemda akan memasilitasi tempatnya,” jelas Menhub.

Dia juga mendorong aplikator untuk memasilitasi dan memberikan hak yang sama dalam bekerja bagi para mitra pengemudi dengan kebutuhan khusus (disabilitas) agar juga tetap dapat bekerja di masa pandemi Covid-19 ini.

“Dengan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan ini, kita memberikan confidence kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan ini sehat dan aman. Sehingga mereka semakin yakin untuk menggunakan Ojol dan ASK,” ungkap Menhub.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, aplikator Grab Indonesia, aplikator Gojek, serta perwakilan para asosiasi dan para pengemudi Ojol.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved