Sempat Dilarang Erick Thohir, Maskapai Garuda Indonesia Masuk InJourney Tahun Depan

Senin, 12 Desember 2022 - 18:39 WIB
loading...
Sempat Dilarang Erick...
Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria memastikan, maskapai Garuda Indonesia akan bergabung dengan Holding BUMN Pariwisata dan Aviasi atau InJourney pada 2023. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk, dipastikan akan bergabung dengan Holding BUMN Pariwisata dan Aviasi atau InJourney pada 2023. Bergabungnya emiten bersandi saham GIAA itu setelah semua proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sudah dirampungkan.

Baca Juga: Injourney Akan Jadi Ekosistem Raksasa yang Dukung Pariwisata

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria menyebut masuknya Garuda Indonesia sebagai anggota holding merupakan alternatif atas pemulihan bisnis perusahaan di sektor penerbangan.

"Garuda ke InJourney ini memang baru menyelesaikan seluruh proses PKPU-nya, memang ada beberapa alternatif yang dilakukan setelah proses PKPU. Diharapkan salah satu alternatifnya Garuda gabung dengan InJourney," ungkap Dony saat Ngopi BUMN di Jakarta, Senin (12/12/2022).

Berdasarkan arahan Kementerian BUMN, lanjut Dony, proses holdingisasi terhadap Garuda segera dilakukan. Karena itu, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) selaku induk holding menargetkan penggabungan maskapai penerbangan pelat merah itu pada tahun depan.

"Dan itu kalau menurut dari Kementerian BUMN kepada kami, tahun depan Insya Allah dilakukan penggabungan holdingisasi di InJourney," kata dia.

Baca Juga: InJourney Bakal Bangun Dermaga Wisata Kelas Dunia di Labuan Bajo

Saat pembentukan InJourney, Menteri BUMN Erick Thohir melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding. Larangan itu lantaran maskapai menanggung utang jumbo mencapai ratusan triliun Rupiah. Utang tersebut pun sebagian sudah direstrukturisasi melalui PKPU untuk mencapai homologasi atau kesepakatan damai dengan kreditur.

Saat itu kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi kedepannya. Pasalnya, dengan memasukan perusahaan ke dalam holding diyakini akan membebani holding itu sendiri

"Setelah proses dari seluruh penyelesaian garuda (PKPU) dia tentu akan bergabung dengan holding sebagai salah satu alternatif yang dilakukan ke depan," ucap Dony.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Kolaborasi dengan Pandawara,...
Kolaborasi dengan Pandawara, InJourney Ajak Warga Gotong Royong lewat Beach Clean Up di Bali
Cahaya Untuk Indonesia,...
Cahaya Untuk Indonesia, InJourney Doakan Korban Bencana Sumatera
Rekomendasi
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Berita Terkini
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved