Pertamina Proyeksikan Kebutuhan Energi Nasional Tembus 1.000 MTOE di 2050
Selasa, 13 Desember 2022 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, Pertamina memiliki kewajiban memenuhi 44% kebutuhan energi atau setara dengan 440 MTOE yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dengan meningkatkan agresivitas dalam melakukan eksplorasi. Perseroan wajib melakukan eksplorasi lebih agresif untuk merespons pentingnya peran sektor migas dalam kebutuhan energi pada 2050 mendatang.
"Itu juga bagian dari upaya kita untuk memenuhi target nasional 1 juta BOE atau barel of oil equivalent dan 12 MMSCFD pada tahun 2030, jadi tidak ada cara lain untuk melakukan eksplorasi yang masif dan agresif," tuturnya.
Selain eksplorasi secara masif dan agresif, Muharram mengatakan perusahaan juga telah menerapkan teknologi paling terkini soal eksplorasi migas. Proses eksplorasi dan produksi ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk memproduksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 MMSCFD gas di 2030 mendatang.
"Itu juga bagian dari upaya kita untuk memenuhi target nasional 1 juta barel equivalent dan 12 MMSCFD pada tahun 2030, jadi tidak ada cara lain untuk melakukan eksplorasi yang masif dan agresif," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk perkuat infrastruktur gas dengan diwujudkan hadirnya inovasi baru LPG Production Booster System di Kilang LNG Badak di Bontang. Teknologi tersebut dapat meningkatkan produksi LPG untuk wilayah Bontang hingga 323% sebesar 603 M3 per hari.
"Itu juga bagian dari upaya kita untuk memenuhi target nasional 1 juta BOE atau barel of oil equivalent dan 12 MMSCFD pada tahun 2030, jadi tidak ada cara lain untuk melakukan eksplorasi yang masif dan agresif," tuturnya.
Selain eksplorasi secara masif dan agresif, Muharram mengatakan perusahaan juga telah menerapkan teknologi paling terkini soal eksplorasi migas. Proses eksplorasi dan produksi ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk memproduksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 MMSCFD gas di 2030 mendatang.
"Itu juga bagian dari upaya kita untuk memenuhi target nasional 1 juta barel equivalent dan 12 MMSCFD pada tahun 2030, jadi tidak ada cara lain untuk melakukan eksplorasi yang masif dan agresif," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk perkuat infrastruktur gas dengan diwujudkan hadirnya inovasi baru LPG Production Booster System di Kilang LNG Badak di Bontang. Teknologi tersebut dapat meningkatkan produksi LPG untuk wilayah Bontang hingga 323% sebesar 603 M3 per hari.
Lihat Juga :