Jorjoran Insentif Kendaraan Listrik: Mobil Rp80 Juta, Motor Rp8 Juta
Kamis, 15 Desember 2022 - 12:13 WIB
loading...
Pemerintah akan memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akan menggelontorkan insentif untuk pembelian motor dan mobil listrik . Diyakini, langkah ini bisa mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemerintah perlu memberikan insentif pembelian kendaraan listrik agar ekosistemnya dapat tumbuh dengan baik, sama seperti negara-negara lain yang sudah lebih dulu menggunakan kendaraan listrik.
“Contohnya negara-negara di Eropa, kenapa mereka lebih maju karena memang pemerintahnya memberikan insentif, dan kalau kita liat juga China juga berikan insentif dan negara yang sebetulnya menjadi kompetitor kita Thailand juga memberikan insentif,” kata Agus dikutip Kamis (15/12/2022).
Kemudian, Agus memaparkan beberapa manfaat ketika pemerintah mempercepat penggunaan mobil dan motor listrik. Pertama, bisa memanfaatkan nikel yang menjadi kekayaan Indonesia sebagai bahan baku baterai.
Kedua, semakin banyak mobil dan motor berbasis listrik, maka secara fiskal pemerintah juga akan terbantu karena subsidi untuk bahan bakar yang berbasis fosil atau bensin akan semakin berkurang.
Ketiga, dengan memberikan para pembeli mobil atau motor listrik insentif, kata Agus, secara tidak langsung "memaksa" para produsen mobil dan motor listrik di dunia agar semakin mempercepat realisasi investasinya di Indonesia.
"Kemudian manfaat keempat kita sebagai komunitas global sudah bisa membuktikan terhadap komitmen kita untuk mengurangi karbon emisi," tandasnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemerintah perlu memberikan insentif pembelian kendaraan listrik agar ekosistemnya dapat tumbuh dengan baik, sama seperti negara-negara lain yang sudah lebih dulu menggunakan kendaraan listrik.
“Contohnya negara-negara di Eropa, kenapa mereka lebih maju karena memang pemerintahnya memberikan insentif, dan kalau kita liat juga China juga berikan insentif dan negara yang sebetulnya menjadi kompetitor kita Thailand juga memberikan insentif,” kata Agus dikutip Kamis (15/12/2022).
Kemudian, Agus memaparkan beberapa manfaat ketika pemerintah mempercepat penggunaan mobil dan motor listrik. Pertama, bisa memanfaatkan nikel yang menjadi kekayaan Indonesia sebagai bahan baku baterai.
Kedua, semakin banyak mobil dan motor berbasis listrik, maka secara fiskal pemerintah juga akan terbantu karena subsidi untuk bahan bakar yang berbasis fosil atau bensin akan semakin berkurang.
Ketiga, dengan memberikan para pembeli mobil atau motor listrik insentif, kata Agus, secara tidak langsung "memaksa" para produsen mobil dan motor listrik di dunia agar semakin mempercepat realisasi investasinya di Indonesia.
"Kemudian manfaat keempat kita sebagai komunitas global sudah bisa membuktikan terhadap komitmen kita untuk mengurangi karbon emisi," tandasnya.
Lihat Juga :