Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5,2% di 2022, Bank Dunia Ingatkan Risiko Penurunan Imbas Pelemahan Global

Kamis, 15 Desember 2022 - 13:58 WIB
loading...
Ekonomi RI Diramal Tumbuh...
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada tahun ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada tahun ini dan rata-rata 4,8% dalam jangka menengah 2023-2025.

Meskipun begitu, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengingatkan bahwa risiko penurunan cukup besar dan dapat sangat membebani pertumbuhan Indonesia jika hal itu terjadi.

"Permintaan global yang lebih lemah, keuangan global yang lebih ketat, arus keluar modal yang meluas, dan tekanan mata uang dapat memicu siklus pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat," ujarnya dalam Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Desember 2022 di Jakarta, Kamis (15/12/2022).

Selanjutnya, inflasi rata-rata diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada tahun 2023 sebesar 4,5%, lalu berada di batas atas Bank Indonesia (BI) dengan rata-rata 3,5% selama 2024-2025.

Baca juga: Menko Airlangga Sebut Inflasi Akhir Tahun Bisa Capai 5,5%

Defisit fiskal diproyeksikan tetap berada di bawah 3% dari target Produk Domestik Bruto (PDB) pemerintah pada tahun 2023 karena penerimaan dari reformasi pajak terwujud dan pengeluaran terkait COVID dihentikan.

"Posisi eksternal diproyeksikan sedikit memburuk dengan risiko kerentanan rendah hingga sedang. Neraca transaksi berjalan diproyeksikan berubah menjadi defisit kecil dalam jangka menengah," tutur Satu.

Sementara itu, pemerintah Indonesia sendiri tetap optimistis laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap resilien di tengah bayang-bayang resesi global tahun 2023.

Baca juga: 5 Daerah di Indonesia dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, No 1 Tak Terduga

Pemerintah tetap percaya diri ekonomi RI dapat mencapai target 5,2% pada tahun 2022 dan diproyeksikan tumbuh 5,3% pada tahun 2023. Sementara itu, tingkat inflasi di Indonesia masih terkendali pada level 5,42% (year-on-year/yoy) per November 2022.

“Berbagai kondisi tantangan di global ini, Pemerintah sudah cukup siap untuk mengantisipasi. Kita lihat pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2022, sampai Q3-2022 masih 5,72%. Di tahun 2023, dari beberapa indikator makro kemudian leading indicator, kami masih yakin bisa di atas 5%. Tapi kita juga masih lebih baik dibanding sebagian besar negara lain,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Jokowi Ingatkan Kegentingan...
Jokowi Ingatkan Kegentingan Global Setelah 3 Bank di AS Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved