Ekonomi Menggeliat Berkat Event International, Gubernur NTB Doakan Sandiaga Uno Jadi Presiden

Kamis, 15 Desember 2022 - 21:25 WIB
loading...
Ekonomi Menggeliat Berkat...
Beragam event berkelas internasional berdampak positif terhadap perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih kepada Jokowi dan Sandiaga Uno. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Beragam event berkelas internasional yang hadir pascapandemi Covid-19 berdampak positif terhadap perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB). Tak hanya menggeliatkan perekonomian, kehadiran event tersebut membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Rasa bangga tersebut diluapkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah ketika mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (15/12/2022).

Baca Juga: 5 Daerah di Indonesia dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, No 1 Tak Terduga

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno karena telah menghadirkan beragam event internasional. Di antaranya MotoGP, MXGP, World Superbike serta sejumlah event internasional lainnya.

Atas berkah yang dirasakan masyarakat, Zulkieflimansyah bahkan mendoakan Sandiaga Uno bisa maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan menjadi presiden tahun 2024 mendatang.

"Jadi, terima kasih Pak Presiden, terima kasih Pak Sandi mudah-mudahan bapak panjang umur, dan kalau tidak ada aral melintang siapa tahu Pak Sandi bisa jadi presiden Republik Indonesia juga nanti," ujarnya sembari tertawa.

"Waduh ini yang berat," balas Sandiaga Uno tertawa.

Tak hanya membuka peluang usaha dan lapangan kerja, dampak positif lainnya dari kehadiran beragam event internasional diungkapkan Zulkieflimansyah adalah pembangunan infrastruktur di NTB.

Di antaranya penyempurnaan Bandara Internasional Lombok, peningkatan kapasitas sejumlah pelabuhan hingga pembangunan rumah sakit di NTB.

"Kehadiran event ini bukan hanya eventnya tapi juga membantu hadirnya multiplier effect. Dari host MotoGP itu memberi syarat runway bandara diperpanjang, maka mau tidak mau-mau Angkasa Pura dan BUMN intervensi runwaynya diperpanjang, dan rumah sakitnya juga harus standar internasional," ungkap Zulkieflimansyah.

Baca Juga: Balapan MotoGP Mandalika Akan Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata NTB

"Mau nggak mau, menteri kesehatan meng-upgrade kapasitas rumah sakit kami. Logistiknya juga besar, jadi pelabuhan kami standarnya harus standar internasional, Pelindo harus intervensi sehingga kita punya pelabuhan yang kualitasnya internasional," paparnya.

"Listrik tidak boleh mati, PLN masuk di situ, ICT harus bagus, berarti Telkom masuk. Terus Pak Jokowi bikin bypass yang bagus, bypass-nya bagus tapi gersang, di situ menteri lingkungan hidup masuk melakukan penghijauan. Kalau ada hotel yang masih kumuh, ada homestay masuk, jadi satu event menghadirkan banyak eksternalitas yang positif," jelas Zulkieflimansyah.

Oleh karena itu, apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kembali disampaikan Zulkieflimansyah. Dirinya menyebutkan pemerataan pembangunan yang semula mustahil di wilayah Indonesia bagian timur kini terbantahkan. Sehingga, berkaca kepada NTB, pembangunan di wilayah timur, seperti Sulawesi hingga Papua diyakininya akan menjadi nyata.

"Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada pemerintah pusat yang membuat apa yang mustahil dilakukan di Indonesia Timur sekarang kita sudah buktikan, bahwa di NTB bisa. Provinsi Sulawesi Tenggara, Utara, Tengah, Papua juga bisa melakukan itu semua," ujar Zulkieflimansyah.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Koelnmesse dan AMARA...
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Mollucan Soul Ramaikan...
Mollucan Soul Ramaikan HGI City Cup 2026 Surabaya, Awali Turnamen Domino 8 Minggu
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved