Mulai 16 Januari 2023 Pembayaran KRL lewat Aplikasi LinkAja Ditutup, Ada Apa?

Selasa, 20 Desember 2022 - 19:47 WIB
loading...
Mulai 16 Januari 2023...
PT KCI akan menghentikan penggunaan aplikasi LinkAja untuk pembayaran commuter line pada tahun depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Hari ini, para penumpang kereta commuter line Jabodetabek kerap mendengar pengumuman soal penghentian penggunaan aplikasi LinkAja untuk pembayaran kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dan Jogja-Solo. Penghentian penggunaan LinkAja akan dilakukan pada 16 Januari 2023.

Baca juga: Siap-siap, Tarif KRL Bakal Naik Tahun Depan

Ada apa? LinkAja merupakan produk layanan keuangan digital milik PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), yang merupakan anak perusahaan 10 BUMN. Padalah, sinergi antara BUMN terus diperkuat oleh pemerintah.

VP Corporate Secretary PT KCI, Reka Sadewo, buka suara terkait informasi ini. Penghentian penggunaan aplikasi LinkAja lantaran tak berlanjutnya kerja sama Finarya dengan PT KCI.

"Dapat diinformasikan bahwa untuk saat ini kerja sama tersebut belum dapat dilanjutkan kembali," kata Reka melalui pernyataan resmi yang diterima MPI, Selasa (20/12/2022).

Reka menambahkan, mulai 16 Januari 2023, aplikasi LinkAja dan LinkAja Syariah sebagai pilihan metode pembayaran tiket pada gerbang commuter line baik di Jabodetabek, maupun commuter line Yogya-Solo dengan menggunakan QR code, tidak dapat digunakan sebagai metode pembayaran. Namun, Reka menjamin sebelum 16 Januari 2023 layanan pembayaran melalui LinkAja transaksinya masih tetap berlangsung.

"Demi kenyamanan dan kepuasan pengguna adalah prioritas kami, selama proses transisi berlangsung, LinkAja menjamin seluruh transaksi tetap aman dan terlindungi," katanya.

Reka mengatakan apabila ditemukan adanya kendala transaksi yang terjadi sebelum 16 Januari 2023, para pengguna dapat menghubungi call center LinkAja (150911), atau live chat di www.linkaja.id (menu pelanggan). Para pengguna juga dapat menghubungi petugas KCI seluruh loket stasiun KRL.

"Kami akan menginformasikan melalui saluran resmi LinkAja dan juga KCI apabila LinkAja dan LinkAja Syariah dapat kembali digunakan sebagai salah satu metode pembayaran transportasi KCI," katanya.

Sementara itu, Humas Kereta Commuter Line Indonesia, Leza Arlan membenarkan adannya informasi tersebut. "Iya betul, untuk layanan LinkAja di commuterline dihentikan," katanya kepada MNC Portal, Selasa (20/12/2022).

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah 3 Kali Hingga 41 Kali

Lebih lanjut, Leza menjelaskan bahwa penghentian layanan pembayaran KRL hanya di LinkAja, sedangkan pembayaran lainnya masih tetap berlaku. "Yang pemberhentian hanya LinkAja, yang lainnya masih berjalan," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 Hari Pascakecelakaan,...
2 Hari Pascakecelakaan, KRL Relasi Cikarang Mulai Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur
Perjalanan KA dari Stasiun...
Perjalanan KA dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir Dibatalkan Imbas Tabrakan di Stasiun Bekasi
Rekomendasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Kabar Baik, Vaksinasi...
Kabar Baik, Vaksinasi Booster Kedua Mulai 24 Januari 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved