Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Bisa Bikin Nilai Produk Naik hingga Tiga Kali Lipat
Kamis, 22 Desember 2022 - 08:57 WIB
loading...
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong peningkatan pemanfaatan produk-produk kekayaan intelektual lokal dalam pemasaran barang dan jasa. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) mendorong peningkatan pemanfaatan produk-produk kekayaan intelektual lokal dalam pemasaran barang dan jasa. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Kasan mengatakan, potensi komersialisasi dari sebuah karakter kekayaan intelektual dapat meningkatkan nilai sebuah produk hingga tiga kali lipat.
“Berbagai produk kekayaan intelektual dapat dimanfaatkan sebagai strategi promosi produk- produk pelaku usaha maupun pemilik merek. Sebagai contoh, karakter atau tokoh kartun yang merupakan produk kekayaan intelektual dapat disertakan dalam proses penciptaan suatu produk. Produk akhirnya nanti akan memiliki nilai lebih berupa kedekatan emosional konsumen dengan karakter yang dimanfaatkan,” jelas Kasan di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Baca Juga: Menyambut Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan Kredit
Selain itu, daya jual sebuah produk akan semakin terdiversifikasi karena sifat dari karakter kekayaan intelektual yang adaptif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan produk maupun jasa.
Kasan mencatat, produk kekayaan intelektual lokal, yang merupakan bagian dari ekonomi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu tren baru dalam dunia bisnis kreatif. Terdapat banyak sekali karakter kekayaan intelektual lokal Indonesia yang menarik perhatian masyarakat seperti Gundala, Sri Asih, komik Si Juki, dan lain sebagainya.
“Berbagai produk kekayaan intelektual dapat dimanfaatkan sebagai strategi promosi produk- produk pelaku usaha maupun pemilik merek. Sebagai contoh, karakter atau tokoh kartun yang merupakan produk kekayaan intelektual dapat disertakan dalam proses penciptaan suatu produk. Produk akhirnya nanti akan memiliki nilai lebih berupa kedekatan emosional konsumen dengan karakter yang dimanfaatkan,” jelas Kasan di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Baca Juga: Menyambut Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan Kredit
Selain itu, daya jual sebuah produk akan semakin terdiversifikasi karena sifat dari karakter kekayaan intelektual yang adaptif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan produk maupun jasa.
Kasan mencatat, produk kekayaan intelektual lokal, yang merupakan bagian dari ekonomi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu tren baru dalam dunia bisnis kreatif. Terdapat banyak sekali karakter kekayaan intelektual lokal Indonesia yang menarik perhatian masyarakat seperti Gundala, Sri Asih, komik Si Juki, dan lain sebagainya.
Lihat Juga :