Wall Street Anjlok Saat Dolar AS Justru Menguat Dibayangi Kekhawatiran Kebijakan Hawkish
Jum'at, 23 Desember 2022 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
"2008 adalah tahun yang mengerikan," kata Keith Buchanan, manajer portofolio di GLOBALT Investments di Atlanta.
"Pasar yang buruk itu mengikutimu pulang."
"Tapi di tahun 2022, tidak ada tempat untuk bersembunyi, rasa sakitnya semakin meluas," tambah Buchanan.
Data yang dirilis sebelum bel menunjukkan revisi naik terhadap PDB dan klaim tunjangan pengangguran yang relatif rendah.
Sementara data seperti itu biasanya akan dilihat secara positif, di tengah fase pengetatan bank sentral itu memicu ketakutan investor bahwa tingkat target dana Fed bisa naik lebih tinggi dan bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya, meningkatkan kemungkinan kontraksi ekonomi.
Saham Eropa melemah, membalikkan reli sebelumnya untuk mengikuti Wall Street lebih rendah karena kekhawatiran atas kebijakan moneter yang agresif terbukti menular.
Indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) turun 0,97% dan ukuran saham MSCI di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) turun 0,98%.
"Pasar yang buruk itu mengikutimu pulang."
"Tapi di tahun 2022, tidak ada tempat untuk bersembunyi, rasa sakitnya semakin meluas," tambah Buchanan.
Data yang dirilis sebelum bel menunjukkan revisi naik terhadap PDB dan klaim tunjangan pengangguran yang relatif rendah.
Sementara data seperti itu biasanya akan dilihat secara positif, di tengah fase pengetatan bank sentral itu memicu ketakutan investor bahwa tingkat target dana Fed bisa naik lebih tinggi dan bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya, meningkatkan kemungkinan kontraksi ekonomi.
Saham Eropa melemah, membalikkan reli sebelumnya untuk mengikuti Wall Street lebih rendah karena kekhawatiran atas kebijakan moneter yang agresif terbukti menular.
Indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) turun 0,97% dan ukuran saham MSCI di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) turun 0,98%.
Lihat Juga :