Dapat Bimbingan SETC, Omzet UMKM Ini Sentuh Puluhan Juta

Jum'at, 23 Desember 2022 - 11:00 WIB
loading...
Dapat Bimbingan SETC,...
Emiten perusahaan tembakau, PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/HMSP), secara aktif memberikan pelatihan dan bimbingan bagi para pelaku UMKM agar dapat semakin bersaing.
A A A
JAKARTA - Emiten perusahaan tembakau, PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/HMSP), secara aktif memberikan pelatihan dan bimbingan bagi para pelaku UMKM agar dapat semakin bersaing.

Program bimbingan tersebut dilakukan lewat Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), yang berada dalam payung program Sampoerna Untuk Indonesia.

Berkat bimbingan tersebut, banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan omzet penjualan, sehingga turut membantu menggerakkan perekonomian di daerahnya.

Berlokasi 65 km di selatan kota Surabaya, SETC dengan fasilitas pendukung yang berbasis di Kabupaten Pasuruan menjadi inkubator bagi sejumlah UMKM daerah sekitar, mulai dari Surabaya hingga Malang, bahkan seluruh Indonesia.

SETC secara rutin memberikan pelatihan kepada UMKM, baik itu secara virtual maupun secara langsung dengan kapasitas 25 orang. Pendampingan dan bimbingan diberikan kepada seluruh UMKM tanpa memandang gender dan usia.

Bagi UMKM, kehadiran SETC menjadi laboratorium penting demi meningkatkan kapasitas, baik itu dari sisi hardskill maupun softskill. Lasti Suhartini, yang berasal dari Malang, mengatakan SETC memiliki pengaruh signifikan baginya, khususnya ketika situasi pandemi dua tahun lalu lagi tinggi-tingginya.

Perempuan dengan latar belakang arsitektur tapi memiliki kegemaran di bidang mode ini mengaku sangat terbantu dengan bimbingan dari SETC selama pandemi. Memulai bisnis dengan produksi masker, kini Lasti mulai merambah ke bisnis baju lukis sesuai dengan passion yang dimiliki.

Saat ini, Lasti mengaku mampu mengembangkan bisnisnya yang kini memiliki omzet di kisaran Rp 8-10 juta per bulan. Pada saat ramai, omzetnya bisa mencapai Rp20 juta per bulan. Tidak hanya itu, efek domino ikut dirasakan oleh orang sekitar lewat pemberian lapangan kerja kepada empat orang.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Neneng Apriani, pebisnis bawang hitam asal Malang. Bisnis ini berawal ketika dirinya tidak sengaja memproduksi bawang hitam sebagai bagian dari pengobatan alternatif yang ditempuh. Lewat bimbingan SETC, Neneng mampu menangkap celah pasar yang pemainnya masih relatif terbatas.

Secara personal, Neneng yang pernah masuk 10 besar kompetisi bergengsi nasional yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengaku bangga menjadi bagian dari UMKM binaan SETC.

Bawang hitam merupakan produk dari proses fermentasi bawang putih segar yang disimpan pada suhu 60-70 derajat Celsius selama 30-40 hari. Melansir beberapa sumber, bawang hitam memiliki sejumlah manfaat medis mulai dari kesehatan jantung, menjaga gula darah hingga mencegah kanker.

Saat ini produknya sudah dikirimkan ke banyak pelanggan, bahkan mencapai Turki dan Australia.

Neneng juga bercerita usaha yang digelutinya saat ini menjadi laboratorium bagi calon-calon pemikir muda baru Indonesia. Neneng mengaku rumah yang menjadi tempat operasi bisnis UMKM miliknya kini telah menjelma jadi pusat penelitian mahasiswa, termasuk untuk bahan penelitian akhir.

"Mahasiswa yang datang berasal dari berbagai kampus, mulai Universitas Brawijaya hingga sejumlah kampus di Surabaya," ujar Neneng dalam keterangannya, Senin (19/12/2022).

Selain Lasti dan Neneng, SETC juga memberikan bimbingan dan inkubasi bagi lebih banyak UMKM. SETC sendiri hingga saat ini telah memberi keterampilan kewirausahaan kepada lebih dari 65.000 peserta dari seluruh Indonesia.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Harga Tepung Beras Melonjak,...
Harga Tepung Beras Melonjak, Pelaku UMKM Kini Tertekan
Penjualan Mesin Cuci...
Penjualan Mesin Cuci Portabel Terbanyak dalam Sehari, Produk UMKM Cetak Rekor MURI
Fondasi Hukum Kuat Jadi...
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved