Visioner, Erick Thohir Siapkan Transformasi BUMN hingga 2034

Jum'at, 23 Desember 2022 - 21:57 WIB
loading...
Visioner, Erick Thohir...
Menteri BUMN Erick Thohir memang dikenal sebagai pemimpin yang visioner. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memang dikenal sebagai pemimpin yang visioner. Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini bahkan tengah mempersiapkan transformasi hingga tahun 2034.

Ia menyatakan tengah menyiapkan blueprint atau cetak biru transformasi BUMN mulai dari tahun 2024 hingga 2034. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pergantian kepemimpinan pasca pemilihan Presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Erick Thohir ingin agar transformasi BUMN terus dilakukan walaupun pemimpin berganti. Ia memastikan jika transformasi dilakukan maka BUMN sebagai penyangga perekonomian Indonesia akan terus menjadi lebih baik.

Baca juga : Erick Thohir Minta PLN Lakukan Penghematan

Dalam transformasi ini, Erick Thohir mengungkapkan peta jalan agar BUMN menjadi lebih sehat dengan melakukan holdingisasi. Walaupun jumlah BUMN berkurang namun diperkirakan akan menjadi lebih sehat dan dapat berkontribusi bagi perekonomian negara serta masyarakat.

"Memang, masih ada BUMN yang kurang sehat. Itulah kenapa saya sampaikan, jangan sampai transformasi BUMN selesai, tahun depan atau 2024 karena Pemilu. Kita dorong lagi, apa terobosan yang kita lakukan, kita mau punya blueprint 2024-2034 di mana konsolidasi BUMN dari 108 menjadi 41, menjadi 30, supaya kita punya BUMN yang besar-besar dan sehat," tutur Erick Thohir, Jumat (23/12/2022).

Baca juga : 'Dipompom' Erick Thohir, Saham Indofarma Ngamuk!

Seperti diketahui, transformasi yang dilakukan oleh menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi tersebut terbukti telah berhasil dan menunjukkan hasil positif bagi negara serta masyarakat. Seperti halnya laba konsolidasi BUMN dari Rp 124,7 triliun pada 2021 kini mampu mencapai Rp 155 triliun per September 2022.

Begitu pula kontribusi BUMN terhadap negara tercatat mencapai Rp 1.198 triliun, lebih tinggi dari kumulatif tiga tahun (2017-2019) yang sebesar Rp 1.130 triliun. Dengan demikian, Erick Thohir menegaskan ke depannya BUMN wajib untuk menjadi lebih baik lagi sebagai garda terdepan pertahanan ekonomi negara dan masyarakat Indonesia.

"BUMN sudah seyogyanya terdepan menjadi ketahanan ekonomi nasional kita, sehingga BUMN mesti besar, mesti sehat sehingga bisa membangun ekosistem yang kuat sebagai pertahanan mengintervensi kesenjangan, mendorong ekonomi kerakyatan dan sebagai benteng ekonomi Indonesia," pungkas Erick Thohir.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved