Indonesia Punya Bendungan Kering Pertama Senilai Rp1,3 Triliun, Ini Fungsinya
Sabtu, 24 Desember 2022 - 08:18 WIB
loading...
Bendungan kering berfungsi mengurangi risiko banjir Jakarta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan kering pertama Indonesia, yaitu Bendungan Ciawi, di Bogor, Jawa Barat. Bendungan Ciawi merupakan bagian dari sistem prasarana pengendalian banjir Jakarta , khususnya untuk Sungai Ciliwung di bagian hulu.
Baca juga: Jokowi: Selain Atasi Banjir Bendungan Sukamahi Bisa Jadi Objek Wisata
"Bendungan Ciawi dan Sukamahi bisa mereduksi banjir pada area berisiko terdampak 464 hektare menjadi 318 hektare. Kurang lebih nanti ada 12 kelurahan yang berkurang risiko banjirnya karena Bendungan Ciawi dan Sukamahi," kata Presiden Jokowi pada pernyataan tertulisnya, Sabtu (24/12/2022).
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko menjelaskan, pekerjaan konstruksi Bendungan Ciawi dilakukan pada 2016-2022 oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dan PT Sacna (KSO) dengan biaya Rp1,3 triliun.
"Bendungan dengan tinggi 55 meter ini memiliki kapasitas tampung 6,05 juta m3 dan luas area genangan 39,40 hektare untuk mereduksi banjir hingga 111,75 m3/detik," sambungnya.
Baca juga: Jokowi: Selain Atasi Banjir Bendungan Sukamahi Bisa Jadi Objek Wisata
"Bendungan Ciawi dan Sukamahi bisa mereduksi banjir pada area berisiko terdampak 464 hektare menjadi 318 hektare. Kurang lebih nanti ada 12 kelurahan yang berkurang risiko banjirnya karena Bendungan Ciawi dan Sukamahi," kata Presiden Jokowi pada pernyataan tertulisnya, Sabtu (24/12/2022).
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko menjelaskan, pekerjaan konstruksi Bendungan Ciawi dilakukan pada 2016-2022 oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dan PT Sacna (KSO) dengan biaya Rp1,3 triliun.
"Bendungan dengan tinggi 55 meter ini memiliki kapasitas tampung 6,05 juta m3 dan luas area genangan 39,40 hektare untuk mereduksi banjir hingga 111,75 m3/detik," sambungnya.
Lihat Juga :