Pasar Saham AS Sepi, Wall Street Libur Natal dan Tahun Baru
Selasa, 27 Desember 2022 - 07:10 WIB
loading...
Pasar saham AS sepi merayakan Natal dan Tahun Baru. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Wall Street tutup pada perdagangan Senin (26/12) waktu setempat merayakan Natal. Mengutip MarketWatch, perdagangan obligasi juga libur namun pasar utang tutup satu jam lebih awal.
Rutinitas yang sama akan berlaku pada liburan Tahun Baru 2023 mendatang, dengan pasar saham dan obligasi tutup menghasilkan perdagangan singkat selama dua minggu berturut-turut di Wall Street.
Baca Juga: Wall Street Sepekan, Investor AS Galau Berburu Santa Claus Rally
Pasar obligasi membuka perdagangan lebih awal. Penutupan akan terjadi pada Jumat (30/12) sebelum memasuki awal tahun 2023. Hal ini merupakan tahun kerugian bersejarah di pasar keuangan karena Federal Reserve dengan cepat menaikkan suku bunga kebijakannya ke level yang terakhir dialami 15 tahun lalu untuk melawan inflasi yang tampaknya telah mencapai puncaknya pada 9,1% musim panas ini tertinggi dalam 40 tahun.
Terlebih, Chairman The Fed Jerome Powell pada bulan Desember mengindikasikan bahwa suku bunga fed-fund bank sentral dapat mencapai di atas 5% pada tahun 2023, dan tetap tinggi untuk sementara waktu, atau hingga inflasi menunjukkan jalur konkret yang lebih rendah ke target 2% The Fed.
Rutinitas yang sama akan berlaku pada liburan Tahun Baru 2023 mendatang, dengan pasar saham dan obligasi tutup menghasilkan perdagangan singkat selama dua minggu berturut-turut di Wall Street.
Baca Juga: Wall Street Sepekan, Investor AS Galau Berburu Santa Claus Rally
Pasar obligasi membuka perdagangan lebih awal. Penutupan akan terjadi pada Jumat (30/12) sebelum memasuki awal tahun 2023. Hal ini merupakan tahun kerugian bersejarah di pasar keuangan karena Federal Reserve dengan cepat menaikkan suku bunga kebijakannya ke level yang terakhir dialami 15 tahun lalu untuk melawan inflasi yang tampaknya telah mencapai puncaknya pada 9,1% musim panas ini tertinggi dalam 40 tahun.
Terlebih, Chairman The Fed Jerome Powell pada bulan Desember mengindikasikan bahwa suku bunga fed-fund bank sentral dapat mencapai di atas 5% pada tahun 2023, dan tetap tinggi untuk sementara waktu, atau hingga inflasi menunjukkan jalur konkret yang lebih rendah ke target 2% The Fed.
Lihat Juga :