Bendungan Sadawarna Habiskan Uang Tak Sedikit, Jokowi Target Produksi Pertanian Naik 1,8 Juta Ton/Tahun
Selasa, 27 Desember 2022 - 13:37 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan, wanti-wanti bahwa kehadiran bendungan Sadawarna harus bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Foto/Dok
A
A
A
SUMEDANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan, wanti-wanti bahwa kehadiran bendungan Sadawarna harus bisa meningkatkan produktivitas pertanian . Hal ini disampaikan saat peresmian bendungan Sadawarna yang terletak di Kabupaten Subang dan Sumedang, Jawa Barat.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Waduk Sadawarna, Habiskan Anggaran Rp2.065 Triliun
Jokowi mengatakan dengan adanya bendungan Sadawarna tersebut, ditargetkan produksi pertanian meningkat dari sebelumnya 1,3 juta ton menjadi 1,8 ton pertahunnya. Hal tersebut juga ditekankan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengawal produktivitas pertanian di Jawa Barat.
"Waduk ini menghabiskan anggaran Rp2,60 triliun, bukan uang sedikit. Kalau waduk sudah ada, nanti Indramayu tidak naik produksi padinya, Awas," ujar Presiden saat meresmikan bendungan Sadawarna, Selasa (27/12/2022).
Menurutnya dengan adanya bendungan tersebut bisa tetap mempertahankan predikat Indramayu sebagai kontributor terbesar dalam penghitungan surplus beras di Indonesia.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Waduk Sadawarna, Habiskan Anggaran Rp2.065 Triliun
Jokowi mengatakan dengan adanya bendungan Sadawarna tersebut, ditargetkan produksi pertanian meningkat dari sebelumnya 1,3 juta ton menjadi 1,8 ton pertahunnya. Hal tersebut juga ditekankan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengawal produktivitas pertanian di Jawa Barat.
"Waduk ini menghabiskan anggaran Rp2,60 triliun, bukan uang sedikit. Kalau waduk sudah ada, nanti Indramayu tidak naik produksi padinya, Awas," ujar Presiden saat meresmikan bendungan Sadawarna, Selasa (27/12/2022).
Menurutnya dengan adanya bendungan tersebut bisa tetap mempertahankan predikat Indramayu sebagai kontributor terbesar dalam penghitungan surplus beras di Indonesia.
Lihat Juga :