Audit ISO 55001 untuk Tingkatkan Budaya Kerja Proaktif dan Efisiensi Perusahaan

Selasa, 27 Desember 2022 - 14:17 WIB
loading...
Audit ISO 55001 untuk...
Pupuk Kaltim gelar audit eksternal SMA ISO 55001 untuk seluruh Pabrik Amoniak dan Urea. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Guna meningkatkan budaya kerja proaktif sekaligus efisiensi dan efektivitas organisasi melalui penciptaan nilai berkelanjutan dari aset, PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) menggelar audit eksternal sistem manajemen aset (SMA) ISO 55001:2014 Stage 2, untuk seluruh pabrik amoniak dan urea. Kegiatan ini menggandeng PT BSI Indonesia selama empat hari, pada 19-22 Desember 2022.

Baca juga: Badai PHK Terus Berlanjut, Giliran Sirclo Group Pecat 8% Karyawannya

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta mengungkapkan, sistem manajemen aset (SMA) telah diterapkan Pupuk Kaltim secara bertahap sejak 2018, dan dua pabrik di antaranya telah tersertifikasi ISO 55001:2014, yakni pabrik 1A dan pabrik 5. Upaya itu sebagai wujud komitmen perusahaan untuk selalu menjaga dan memelihara aset yang dimiliki, khususnya aset fisik (aset pabrik) untuk mencapai kinerja yang jauh lebih optimal.

Pupuk Kaltim pun menjadi perusahaan pertama di lingkungan Pupuk Indonesia Grup yang telah melaksanakan sertifikasi ISO 55001:2014, sebagai salah satu pemicu keberhasilan dan capaian yang sejauh ini telah diraih.

"Dengan audit kali ini, sistem manajemen aset di seluruh pabrik Pupuk Kaltim dapat dikelola dengan lebih baik agar ke depan semakin optimal," ujar Hanggara, dalam keterangannya, Selasa (27/12/2022).

Melalui audit yang dilaksanakan, seluruh pabrik amoniak dan urea Pupuk Kaltim ditarget meraih sertifikasi ISO 55001:2014, sebagai komitmen perusahaan bersama seluruh karyawan untuk terus berperan aktif dalam implementasi sistem manajemen aset, sehingga mampu mendukung revolusi industri 4.0 yang kian pesat.

Di samping juga mendorong optimalisasi program strategis perusahaan untuk meningkatkan realisasi kinerja, melalui peningkatan efektivitas standar pengelolaan keandalan seluruh aset di unit pabrik amoniak dan urea.

"Dengan sertifikasi ISO 55001, Pupuk Kaltim telah menetapkan sistem manajemen aset untuk dikelola terintegrasi di semua pabrik. Hal ini sejalan dengan roadmap pertumbuhan perusahaan agar standar pengelolaan keandalan di seluruh pabrik semakin efektif," tutur Hanggara.

Berdasarkan hasil audit yang dilaksanakan, Pupuk Kaltim memastikan implementasi tata kelola manajemen aset yang sifatnya good point akan terus pertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan yang sifatnya opportunity for improvement (OFI), pun akan segera ditindaklanjuti untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat.

Hanggara menekankan, profesionalitas pengelolaan seluruh sistem manajemen perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan Pupuk Kaltim, utamanya dalam meningkatkan kinerja di segala bidang. Termasuk perbaikan dan inovasi berkelanjutan juga terus dikembangkan, khususnya untuk peningkatan realibilitas aset agar mampu menjadi perusahaan petrokimia terdepan di Asia Tenggara bahkan Asia Pasifik.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Terima Brevet Komando dari Kopassus

"Pupuk Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan kinerja di seluruh bidang, melalui implementasi sistem manajemen secara terintegrasi, sehingga proses bisnis dan pertumbuhan perusahaan dapat terus ditingkatkan sebagai salah satu kunci kinerja keberlanjutan," pungkas Hanggara.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Jadi Mesin Investasi...
Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN
NHM Dorong Efisiensi...
NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY
Strategi Hemat Energi...
Strategi Hemat Energi Harus Berbasis Efisiensi, Bukan Pembatasan
Airlangga: WFH Sehari...
Airlangga: WFH Sehari bagi ASN Tiap Jumat Hemat APBN Rp6,2 Triliun
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Tirta Bhagasasi Terapkan...
Tirta Bhagasasi Terapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Jalan
Pupuk Kaltim Pertahankan...
Pupuk Kaltim Pertahankan PROPER Emas ke-9, Perkuat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Rekomendasi
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved